PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA

ILMU ILMIAH ALAMIAH

Selasa, 19 Januari 2010

MKPK BAHASA INDONESIA PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS KELAS A JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI FKIP UNIB

Tulislah pidato pada komentar berikut ini.

35 Komentar:

  • Pada 19 Januari 2010 23.02 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA : Pepi Sumanti
    NPM : A1B009080
    PRODI : Bahasa Inggris

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Selamat pagi Hadirin sekalian.

    Yang Saya hormati Bapak kepala dinas pendidikan,
    Yang saya hormati kepala sekolah se-kota Bengkulu,
    Dan Yang Saya hormati guru sekalian.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini, dipagi yang sangat cerah ini. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan sehingga saya dapat berdiri di depan Hadirin sekalian untuk menyampaikan pidato saya yaitu upaya pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dalam rangka hari pendidikan nasional.
    Hadirin yang Saya hormati,
    Pembelajaran bahasa inggris harus efektif dan efisien agar anak didik mudah dan cepat menyerap bahasa inggris. Belajar bahasa inggris tidak sulit, asalkan kita mau berusaha dengan baik dalam mempelajari bahasa inggris.
    Setiap orang mempunyai gaya belajar yang belajar. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita. Belajar bahasa inggris tidak sulit, tapi tidak semudah membalik telapak tangan. Pakar pembelajaran bahasa inggris mengemukakan prinsip belajar bahasa inggris yang efektif yaitu :
    Yang pertama Way of life. Jika kita belajar bahasa inggris dinegeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai bahasa ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa inggris, dari bangun tidur sampai kembali tidur. Artinya, kita harus mencoba menggunakan setiap hari dimana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan.
    Hadirin semuanya,
    yang kedua yaitu Total commitment. Untuk menjadiakan bahasa inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis dan melatih pengucapan dalam bahasa inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa inggris setiap kali kita menggunakan bahasa inggris.
    Dan selanjutnya,yaitu Trying. Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau menyetir mobil. Kita tidak bisa memahami dan membaca buku manual saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran, sangat wajar kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya.
    Dan yang keempat adalah, Beyond class activities. Jika kita belajar bahasa inggris secara formal, biasanya jam-jam belajarnya terbatas : empat jam atau enam jam seminggu. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk “belajar” juga diluar jam belajar di kelas, seperti berdiskusi dengan dengan teman, mengunjungu website yang menawarkan pembelajaran bahasa inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa inggris dengan teman-teman atau native speakers.

    Baiklah kesimpulan pidato saya pada hari ini hanya sedikit, Pakar pembelajaran bahasa inggris mengemukakan prinsip belajar bahasa inggris yang efektif yaitu : Way of life, Total commitment, Trying, Beyond class activities, dan Strategis.

    Besar harapan Saya dengan prinsip ini pembelajaran Bahasa Inggris lebih mudah dan baik. Sehingga prinsip ini dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris.
    Demikianlah pidato yang dapat Saya sampaikan pada hari ini. Apabila ada kesalahan Saya mohon maaf dan kepada Allah SWT Saya mohon ampun. Atas perhatiannnya Saya ucapkan terimakasih.Wabilahitaufik walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 19 Januari 2010 23.02 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA : Pepi Sumanti
    NPM : A1B009080
    PRODI : Bahasa Inggris

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Selamat pagi Hadirin sekalian.

    Yang Saya hormati Bapak kepala dinas pendidikan,
    Yang saya hormati kepala sekolah se-kota Bengkulu,
    Dan Yang Saya hormati guru sekalian.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini, dipagi yang sangat cerah ini. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan sehingga saya dapat berdiri di depan Hadirin sekalian untuk menyampaikan pidato saya yaitu upaya pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dalam rangka hari pendidikan nasional.
    Hadirin yang Saya hormati,
    Pembelajaran bahasa inggris harus efektif dan efisien agar anak didik mudah dan cepat menyerap bahasa inggris. Belajar bahasa inggris tidak sulit, asalkan kita mau berusaha dengan baik dalam mempelajari bahasa inggris.
    Setiap orang mempunyai gaya belajar yang belajar. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita. Belajar bahasa inggris tidak sulit, tapi tidak semudah membalik telapak tangan. Pakar pembelajaran bahasa inggris mengemukakan prinsip belajar bahasa inggris yang efektif yaitu :
    Yang pertama Way of life. Jika kita belajar bahasa inggris dinegeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai bahasa ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa inggris, dari bangun tidur sampai kembali tidur. Artinya, kita harus mencoba menggunakan setiap hari dimana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan.
    Hadirin semuanya,
    yang kedua yaitu Total commitment. Untuk menjadiakan bahasa inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis dan melatih pengucapan dalam bahasa inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa inggris setiap kali kita menggunakan bahasa inggris.
    Dan selanjutnya,yaitu Trying. Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau menyetir mobil. Kita tidak bisa memahami dan membaca buku manual saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran, sangat wajar kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya.
    Dan yang keempat adalah, Beyond class activities. Jika kita belajar bahasa inggris secara formal, biasanya jam-jam belajarnya terbatas : empat jam atau enam jam seminggu. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk “belajar” juga diluar jam belajar di kelas, seperti berdiskusi dengan dengan teman, mengunjungu website yang menawarkan pembelajaran bahasa inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa inggris dengan teman-teman atau native speakers.

    Baiklah kesimpulan pidato saya pada hari ini hanya sedikit, Pakar pembelajaran bahasa inggris mengemukakan prinsip belajar bahasa inggris yang efektif yaitu : Way of life, Total commitment, Trying, Beyond class activities, dan Strategis.

    Besar harapan Saya dengan prinsip ini pembelajaran Bahasa Inggris lebih mudah dan baik. Sehingga prinsip ini dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris.
    Demikianlah pidato yang dapat Saya sampaikan pada hari ini. Apabila ada kesalahan Saya mohon maaf dan kepada Allah SWT Saya mohon ampun. Atas perhatiannnya Saya ucapkan terimakasih.Wabilahitaufik walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 19 Januari 2010 23.17 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Ramadhan Fajar Arieza
    Npm : A1B009083

    Pendidikan Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    yang terhormat Bapak – bapak dan Ibu – ibu, Saudara – Saudari, Para hadirin, dan juga tak lupa juga kawan – kawan yang saya sayangi
    Pertama – tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkatNyalah kita dapat merasakan kesehatan yang wal’afiat dan dapat bertemu-bertatap muka dalam kesempatan kali ini.
    Para hadirin yang saya hormati, ijinkan saya berdiri disini untuk menyampaikan dan berbagi suatu fikiran dan suatu pokok pembicaraan yang saya kira sangat pantas untuk saya sampaikan. Adapun hal yang saya ingin utarakan saat ini adalah suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan pendidikan bahasa Inggris dalam dunia anak – anak khususnya pada anak usia dini.
    Seperti yang kita ketahui anak – anak dapat diibaratkan seperti sebuah sponge yang kecil namun dapat menyerap banyak pengetahuan di dalamnya. Memberikan pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini saat ini adalah suatu hal yang dianggap penting untuk dilakukan, karena banyak orang berpendapat bahwa memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anak usia dini sebelum menginjak masa kritis yaitu sekitar umur 11 s\d 14 tahun dapat memberikan suatu hasil yang baik.
    Namun kita selaku orangtua dan pendidik bagi anak, tahu bagaimana membuat anak mudah dalam mencerna pelajaran bahasa Inggris secara mudah tanpa terpaksa. Seperti memberikan metode – metode yang menarik dan mudah dicerna oleh si anak dalam menerima pelajaran tersebut adapun metode – metode itu adalah seperti belajar sambil bermain dengan tidak lupa menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan efektif. Atau metode lain seperti memasukkan anak ke Playgroup usia dini yang juga memberikan kurikulum pelajaran bahasa Inggris, namun sebelumnya hendaklah kita mengetahui bagaimana sistem pembelajaran yang digunakan terutama dalam pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris dan juga pelajaran yang lainnya seperti bahasa nasional ( bahasa indonesia), dan juga pelajaran yang bersifat dasar ( basic ) lainnya. Karena jika kita salah langkah maka pelajaran bahasa inggris yang kita beri kepada anak akan menjadi suatu hal yang negatif seperti Cross Association yaitu dimana kata – kata dalam pergaulan anak dapat bercampur dengan bahasa asing dan hal ini dapat mempengaruhi pergaulannya dan dapat membuat kemampuan perkembangan bahasanya terganggu. Karena itu jangan tunjukkan sifat memaksa kepada anak, biarkanlah si anak menerima metode – metode kreatif dari pembelajaran bahasa Inggris secara alami dan mengalir dengan menuntun si anak. Dan yang terpenting adalah buat anak merasa tidak terbebani dan enjoy dalam menerima setiap pelajaran baik itu pelajaran bahasa asing ( bahasa Inggris).
    Akhir kata saya ingin menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini adalah suatu hal yang bersifat dinamis. Sehingga bisa dipastikan akan mengalami perubahan – perubahan. Namun tugas orangtua sebagai pendidik yaitu tetap sama yaitu membantu perkembangan dan penggunaanya melalui perencanaan, pembimbingan, dan penyediaan sarana yang penunjang yang memadai serta memberi tujuan yang bersifat membangun dan tidak memaksa. Karena memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anak usia dini akan menjadi sia – sia jika tidak dilakukan secara berkesinambungan.
    Saya rasa sekian saja pidato singkat dari saya, saya mohon maaf apabila dalam hal menyampaikan masih terdapat kesalahan atau kata – kata yang kurang berkenaan dan kepada Allah SWT saya mohon ampun. Wassalamualaikum Wr – Wb.

     
  • Pada 19 Januari 2010 23.58 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Sara Bungi Lestari
    NPM : A1B009088
    Bahasa Inggris dan Kualitas Pendidikan Kita
    Assalamualaikum Wr.Wb.
    Salam sejahtera bagi kita semua..
    Yang terhormat, Pembina pelajaran Bahasa Indonesia, Bpk Arono, M.Pd
    Juga teman-teman yang ku sayangi..
    Terima kasih atas kepercayaan yang di beri untuk menyampaikan sepatah dua patah kata kepada saya, yang pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai Bahasa Inggris dan Kualitas Pendidikan di negeri kita ini.
    Teman-teman yang saya sayangi,
    Dunia pendidikan sekali lagi harus berkabung mendengar berita dari rektor Unmul mengenai rendahnya kemampuan berbahasa Inggris para dosennya yang sudah berpendidikan master, yang saya baca pada Kaltim Post, 30/8/04. Jika yang sudah magister saja hanya memiliki skor TOEFL rata-rata di bawah 300, bisa dibayangkan mereka yang masih belum magister. Ini betul-betul membuktikan bahwa keinginan kita untuk “me-leverage” kualitas pendidikan di Kaltim setara dengan ASEAN adalah bak mimpi di siang bolong
    Dengan begitu pendidikan kita akan semakin tertinggal karena ketidakmampuan dosen-dosen kita membaca materi berbahasa Inggris. Kalau ada diktat yang berbahasa Inggris, mereka harus menerjemahkannya lebih dahulu agar bisa menyusun makalah dan diktat ini. Para master dan doktor yang baru bisa belajar jika materinya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia jelas tidak akan memiliki pemahaman yang lengkap mengenai materi yang dipelajarinya. Sebab, banyak konsep maupun istilah dalam bahasa Inggris yang sulit atau tidak bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Jika dipaksakan penerjemahannya akan “corrupted” alias tidak mewakili pemahaman aslinya. Sungguh ironis!
    Coba kita lihat “bekas murid” kita Malaysia. Dengan tegas mereka menetapkan bahwa rnenjelang 2005, 75 persen dosen di perguruan tinggi harus bertitel Ph.D. alias doktor. Selain itu, menjelang 2010, 100 persen guru sekolah menengah dan 50 persen guru SD harus bertitel S-1. Profesi guru atau dosen bukanlah profesi sambilan yang bisa dikerjalkan asal-asalan. Hanya mereka yang bersungguh-sungguh dan memiliki kualifikasi tertentu yang bias memenuhi persyarann tersebut.
    Sarana dan prasarana belajar juga sangat menentukan. Untuk dapat menguasai bahasa Inggris dengan baik, kita harus melatih keempat komponen bahasa. Yaitu, listening, speaking, reading, dan writing sebanyak-banyaknya. Ada ahli yang menyatakan bahwa minimal kita harus berlatih agar dapat menguasainya.
    Ada pendapat yang menarik mengenai pengajaran bahasa Inggris di Malaysia oleh Datuk Sen Rafidah Azis, pimpinan Wanita UMNO dan International Trade and Industry Minister di Kuala Lumpur, tentang ketakutan beberapa orang di Malaysia bahwa bahasa Inggris akan mengurai atau menghilangkan nasionalisme bangsa. “Ignore the language chauvinists,” katanya. “Master the English language. Or the, prepare to lose out as a nation. Mastering English does not make one less Malay or less Malaysian,” tambahnya.
    Anda boleh setuju, boleh tidak tentunya.
    Akhir sampai disini yang dapat saya sampaikan, semoga bangsa Indonesia lebih meningkatkan dan mencerdaskan serta menciptakan anak-anak didik yang produktif, kreatif, dan inovatif yang berguna bagi bangsa dan Negara, Menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan global. Lebih dan kurang saya mohon maaf,
    Wassalam..

     
  • Pada 20 Januari 2010 00.34 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama:Nurul Huda Utami Dharma
    NPM :A1B009079

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Selamat siang untuk semuanya.
    Kepada Bapak Arono yang saya hormati,dan Teman-Teman yang saya cintai.
    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT,karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini. Tak lupa pula salawat beriring salam kita curahkan kepada nabi besar kita Muhammad SAW,yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang terang benderang seperti saat ini.
    Dengan kesempatan yang telah di berikan saya akan menyampaikan pidato saya yang berjudul “upaya pengajaran bahasa inggris terhadap tingkat sekolah dasar”.
    Hadirin yang berbahagia,sudah kita ketahui bahwa Bahasa Inggris adalah suatu bahasa yang sangat penting dalam dunia internasional khususnya di era globalisasi sekarang.Dan Bahasa Inggris dipergunakan sebagai media komunikasi dengan orang lain dari berbagai negara.
    Dengan kita menguasai bahasa Inggris, maka kita akan dengan mudah masuk dan dapat mengakses dunia informasi dan teknologi. Sebaiknya bagi orang tua dan guru dapat memberikan bekal kepada siswa. Menguasai bahasa Inggris maka bisa memberikan kesempatan yang lebih terbuka untuk mengembangkan diri guna memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk menghadapi persaingan lapangan kerja dan karir dimasa yang akan datang. Maka sebelum itu para guru hendaknya membuat strategi belajar mengajar yang baik. Menurut saya,strategi belajar mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar haruslah bersifat gembira dan interaktif.Materi dan metode yang diberikan haruslah sesuai dengan perkembangan siswa. Para guru bisa menggunakan lagu, teka teki, permainan dan gambar yang menarik selama proses belajar mengajar tersebut. Dan juga pembelajaran akan sangat mudah meningkatkan kemampuan berbahasa mereka melalui permainan yang tepat untuk usia mereka. Akan tetapi tidak semua permainan cocok bagi mereka, oleh karena itu tugas dan kewajiban guru untuk dapat menyeleksi permainan yang cocok buat mereka sesuai dengan tingkat kognitif, fisik dan emosional anak. Hasil data yang saya dapat,menunjukkan para guru percaya bahwa buku pembelajaran siswa seharusnya penuh warna agar menjadi menarik perhatian dan motivasi siswa itu sendiri. Mereka juga mengatakan bahwa gambar yang berwarna dan interaktif membuat siswa menjadi tertarik dan penasaran sehingga menambah motivasi mereka untuk mempelajari bahan selanjutnya. Ditambahkan pula bahwa siswa akan mudah untuk menghafal kosa kata ketika mereka melihat sesuatu yang menarik. Hal ini berpengaruh pada mental pembelajaran anak-anak yang sangat tertarik ketika melihat objek yang sebenarnya. Objek itu akan sangat membantu untuk mengembangkan imajinasi mereka.
    Ini adalah salah satu upaya pengajaran bahasa Inggris terhadap sekolah dasar.
    Marilah para guru dalam proses belajar mengajarnya harus lebih banyak menggunakan media pembelajaran yang tepat bagi siswa sekolah dasar. Oleh karena itu sangat diharapkan partisipasi yang lebih banyak dari pihak sekolah dan masyarakat. Khususnya para orang tua untuk menyediakan media pengajaran serta sarana penunjang pembelajaran bahasa asing di tempat sekolah anak mereka.
    Akhir kata,apabila ada kata-kata yang salah,saya minta maaf kepada semuanya,dan kepada Tuhan saya mohon ampun.Sekian dari saya Terima kasih.
    Wabillah Khitofik Walidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 20 Januari 2010 00.37 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama:Nurul Huda Utami Dharma
    NPM :A1B009079

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Selamat siang untuk semuanya.
    Kepada Bapak Arono yang saya hormati,dan Teman-Teman yang saya cintai.
    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT,karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini. Tak lupa pula salawat beriring salam kita curahkan kepada nabi besar kita Muhammad SAW,yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang terang benderang seperti saat ini.
    Dengan kesempatan yang telah di berikan saya akan menyampaikan pidato saya yang berjudul “upaya pengajaran bahasa inggris terhadap tingkat sekolah dasar”.
    Hadirin yang berbahagia,sudah kita ketahui bahwa Bahasa Inggris adalah suatu bahasa yang sangat penting dalam dunia internasional khususnya di era globalisasi sekarang.Dan Bahasa Inggris dipergunakan sebagai media komunikasi dengan orang lain dari berbagai negara.
    Dengan kita menguasai bahasa Inggris, maka kita akan dengan mudah masuk dan dapat mengakses dunia informasi dan teknologi. Sebaiknya bagi orang tua dan guru dapat memberikan bekal kepada siswa. Menguasai bahasa Inggris maka bisa memberikan kesempatan yang lebih terbuka untuk mengembangkan diri guna memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk menghadapi persaingan lapangan kerja dan karir dimasa yang akan datang. Maka sebelum itu para guru hendaknya membuat strategi belajar mengajar yang baik. Menurut saya,strategi belajar mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar haruslah bersifat gembira dan interaktif.Materi dan metode yang diberikan haruslah sesuai dengan perkembangan siswa. Para guru bisa menggunakan lagu, teka teki, permainan dan gambar yang menarik selama proses belajar mengajar tersebut. Dan juga pembelajaran akan sangat mudah meningkatkan kemampuan berbahasa mereka melalui permainan yang tepat untuk usia mereka. Akan tetapi tidak semua permainan cocok bagi mereka, oleh karena itu tugas dan kewajiban guru untuk dapat menyeleksi permainan yang cocok buat mereka sesuai dengan tingkat kognitif, fisik dan emosional anak. Hasil data yang saya dapat,menunjukkan para guru percaya bahwa buku pembelajaran siswa seharusnya penuh warna agar menjadi menarik perhatian dan motivasi siswa itu sendiri. Mereka juga mengatakan bahwa gambar yang berwarna dan interaktif membuat siswa menjadi tertarik dan penasaran sehingga menambah motivasi mereka untuk mempelajari bahan selanjutnya. Ditambahkan pula bahwa siswa akan mudah untuk menghafal kosa kata ketika mereka melihat sesuatu yang menarik. Hal ini berpengaruh pada mental pembelajaran anak-anak yang sangat tertarik ketika melihat objek yang sebenarnya. Objek itu akan sangat membantu untuk mengembangkan imajinasi mereka.
    Ini adalah salah satu upaya pengajaran bahasa Inggris terhadap sekolah dasar.
    Marilah para guru dalam proses belajar mengajarnya harus lebih banyak menggunakan media pembelajaran yang tepat bagi siswa sekolah dasar. Oleh karena itu sangat diharapkan partisipasi yang lebih banyak dari pihak sekolah dan masyarakat. Khususnya para orang tua untuk menyediakan media pengajaran serta sarana penunjang pembelajaran bahasa asing di tempat sekolah anak mereka.
    Akhir kata,apabila ada kata-kata yang salah,saya minta maaf kepada semuanya,dan kepada Tuhan saya mohon ampun.Sekian dari saya Terima kasih.
    Wabillah Khitofik Walidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 20 Januari 2010 00.43 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Mega Noviarna
    NPM : A1B009076

    Assalammualimmussalam wr.wb
    Yang sama-sama kami hormati bapak Arono, M.Pd selaku guru pembimbing bahasa Indonesia serta teman-teman sekalian yang saya banggakan. Marilah tak henti-henti nya kita mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena berkat nikmat dan anugerahnya lah kita dapat berkumpul di blok bapak dalam penyampaian pidato. Tak lupa pula salawat beriring salam kita curahkan kepada nabi besar kita Muhammad saw yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang terang benderang seperti saat ini.Tak lupa pula saya ucapkan terimahkasih kepada bapak Arono atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato saya yang berjudul : upaya meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris melalui metode yang menyenangkan.
    Teman teman yang saya banggakan di zaman globalisasi yang penuh dengan kemajuan teknologi ini, bahasa Inggris sangatlah diperlukan. Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional yang sudah sewajibnya kita pelajari dari usia dini. Bahasa inggris telah diajarkan mulai dari taman kanak-kanak hingga keperguruan tinggi, namun masih banyak yang beranggapan bahasa Inggris merupakan pelajar yang sulit. Proses belajar mengajar bahasa Inggris terkadang membuat anak merasa bosan dengan system yang bersifat monoton. Kebosanan tersebut akan membuat anak merasa malas dan enggan untuk belajar bahasa Inggris . Oleh karena itu, saya akan mengangkat tema tentang upaya meningkatkan pelajaran bahasa Inggris melalui metode yang menyenangkan. Agar baik pengajaran maupun anak-anak yang diajarkan tidak bosan dan dapat membuat suasana belajar mengajar lebih memiliki manfaat secara nyata. Semoga saja dengan upaya meningkatkan pembelajaran bahasa inggris melalui metode yang menyenangan anak anak akan lebih bersungguh sungguh belajar bahasa inggris yang baik dan benar.
    Teman teman yang saya banggakan pada kesempatan ini saya akan menguraikan metode yang menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris yang pertama : buatlah suasana belajar seakrab mungkin, jangan sampai anak merasa kaku dan tegang. Buatlah suasana itu sesantai mungkin agar anak tertarik dan berminat untuk belajar bahasa Inggris dengan baik dan benar,walaupun santai namun tetap pada konsep pembelajaran. Kedua : pembelajaran bahasa Inggris hendaknya dimulai dari hal yang mudah baru ketahapan yang susah atau bertahapan (step by step).karena bila langsung kepada tingkatan yang sulit mungkin anak-anak akan susah memahami materi yang akan disampaikan. Dan yang terakhir yaitu berilah kuis setelah melaksanakan proses belajar mengajar, agar pengajar mengetahui sebatas mana anak-anak memahami pelajaran yang baru disampaikan.
    Itulah tadi metode menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris, marilah kita sebagai calon pendidik menerapkan metode ini Karena metode ini bersifat mendasar dan umum sehingga dapat diterapkan dikalangan mana saja.itulah tadi penyampaian pidato saya semoga bermanfaat bagi kita semua dan kita dapat memetik hikmah dari pidato saya tadi. Baiklah sebelum saya menutup pidato saya ini saya mohon maaf apabila disana-sini terdapat kekurangan kepada Allah saya mohon ampun. Terimakasih dan wassalammualaikum wr.wb

     
  • Pada 20 Januari 2010 00.43 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Mega Noviarna
    NPM : A1B009076

    Assalammualimmussalam wr.wb
    Yang sama-sama kami hormati bapak Arono, M.Pd selaku guru pembimbing bahasa Indonesia serta teman-teman sekalian yang saya banggakan. Marilah tak henti-henti nya kita mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena berkat nikmat dan anugerahnya lah kita dapat berkumpul di blok bapak dalam penyampaian pidato. Tak lupa pula salawat beriring salam kita curahkan kepada nabi besar kita Muhammad saw yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang terang benderang seperti saat ini.Tak lupa pula saya ucapkan terimahkasih kepada bapak Arono atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato saya yang berjudul : upaya meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris melalui metode yang menyenangkan.
    Teman teman yang saya banggakan di zaman globalisasi yang penuh dengan kemajuan teknologi ini, bahasa Inggris sangatlah diperlukan. Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional yang sudah sewajibnya kita pelajari dari usia dini. Bahasa inggris telah diajarkan mulai dari taman kanak-kanak hingga keperguruan tinggi, namun masih banyak yang beranggapan bahasa Inggris merupakan pelajar yang sulit. Proses belajar mengajar bahasa Inggris terkadang membuat anak merasa bosan dengan system yang bersifat monoton. Kebosanan tersebut akan membuat anak merasa malas dan enggan untuk belajar bahasa Inggris . Oleh karena itu, saya akan mengangkat tema tentang upaya meningkatkan pelajaran bahasa Inggris melalui metode yang menyenangkan. Agar baik pengajaran maupun anak-anak yang diajarkan tidak bosan dan dapat membuat suasana belajar mengajar lebih memiliki manfaat secara nyata. Semoga saja dengan upaya meningkatkan pembelajaran bahasa inggris melalui metode yang menyenangan anak anak akan lebih bersungguh sungguh belajar bahasa inggris yang baik dan benar.
    Teman teman yang saya banggakan pada kesempatan ini saya akan menguraikan metode yang menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris yang pertama : buatlah suasana belajar seakrab mungkin, jangan sampai anak merasa kaku dan tegang. Buatlah suasana itu sesantai mungkin agar anak tertarik dan berminat untuk belajar bahasa Inggris dengan baik dan benar,walaupun santai namun tetap pada konsep pembelajaran. Kedua : pembelajaran bahasa Inggris hendaknya dimulai dari hal yang mudah baru ketahapan yang susah atau bertahapan (step by step).karena bila langsung kepada tingkatan yang sulit mungkin anak-anak akan susah memahami materi yang akan disampaikan. Dan yang terakhir yaitu berilah kuis setelah melaksanakan proses belajar mengajar, agar pengajar mengetahui sebatas mana anak-anak memahami pelajaran yang baru disampaikan.
    Itulah tadi metode menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris, marilah kita sebagai calon pendidik menerapkan metode ini Karena metode ini bersifat mendasar dan umum sehingga dapat diterapkan dikalangan mana saja.itulah tadi penyampaian pidato saya semoga bermanfaat bagi kita semua dan kita dapat memetik hikmah dari pidato saya tadi. Baiklah sebelum saya menutup pidato saya ini saya mohon maaf apabila disana-sini terdapat kekurangan kepada Allah saya mohon ampun. Terimakasih dan wassalammualaikum wr.wb

     
  • Pada 20 Januari 2010 01.03 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Yeti Nur Ani
    NPM : A1B009097
    PENGARUH METODE ACTIVE LEARNING DAN METODE E–TEACHING TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INNGRIS
    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Yang terhormat, Dosen Universitas bengkulu
    Dan teman – teman yang berbahagia
    Pertama-tama marilah kita haturkan puji syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, karunia, dan syafaatnya kepada kita semua sehinng kita dapat bertatap muka disini.Shalawat beserta salam marilah kita ucapkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta para sahabat yang telah berjuang mempertahakan Agama kita. Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada pembawa acara yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk memberikan sedikit kontribusi kepada hadirin sekalian mengenai metode pengajaran bahasa Inggris berbasis active learning dan E- teaching.
    Hadirin yang berbahagia,Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang sangat penting dalam berbagai bidang. Bahkan, Bahasa Inggris sekarang mulai diajarkan di Taman Kanak-kanak. Mengingat betapa pentingnya Bahasa Inggris dalai dunia pendidikan kita, maka sebagai calon pengajar kita harus mampu bersaing untuk memperbaiki kualitas pengajaran bahasa Inggris baik secara teori maupun lisan.
    Berbagai metode-metode yang bermunculan dari ide-ide kreatif seorang pengajar sangat penting bagi tumbuh kembangnya ilmu Bahasa Inggris di negara kita. Dan hal ini merupakan investasi yang sangat berharga bagi dunia pendidikan di negara kita. Berdasarkan metode-metode yang bermunculan dalai pengajaran Bahasa Inggris, saya menemukan sebuah gabungan metode yang dinilai penulis sangat efektif dalai pembelajaran Bahasa Inggris, yaitu metode Active Learning dan metode E-teaching.
    Secara ilmiah, ilmu bahasa diajarkan melalui dasar yang paling sederhana yaitu proses mendengarkan (listening), lalu berbicara (speaking), membaca (reading), dan terakhir menulis (writing).Ini tahap pembelajaran bahasa yang mampu diposes oleh otak kita, begitu pula dengan bahasa Inggris. Lalu apakah kita sudah menerapkan tahap-tahap ilmiah ini dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada anak didik kita?.
    Secara umum, pembelajaran Bahasa Inggris dapat diartikan sebagai proses pembelajaran bahasa, yakni Bahasa Inggris yang harus diajarkan oleh guru/pengajar agar anak didiknya mampu menguasai bahasa inggris secara lisan dan tertulis. Namun, perlu digarisbawahi bahwa pengajaran Bahasa Inggris tidak sepenuhnya diberikan oleh guru Bahasa Inggris. Jadi, harus ada timbal balik antara guru dan anak didiknya sehingga timbul keseimbangan selama proses pembelajaran.
    Hadirin yang berbahagia, adapun metode active learning merupakan metode yang
    mewajibkan anak didik untuk aktif selama prose's pembelajaran. Metode ini cukup efektif untuk pembelajaran bahasa inggris agar menghasilkan anak didik yang mampu menguasai bahasa inggris.
    Hadirin yang dimuliakan Allah,Selain metode active learning ada juga metode E – teaching. Metode pembelajaran E-teaching (Elektronik Teaching ) elah dikenalkan pada tahun 2003 dan biasa disebut CALL (Computer Assisted Language Learning).
    Dengan menggunakan metode ini, anak ddik tidak harus bertatap muka dengan gurunya, karena ia telah dihadapkan dengan sebuah software yang akan membimbingnya dalai prose's pembelajaran. Metode ini juga berbentuk audio visual yang tentunya akan lebih mudah diingat oleh anak didik karena melibatkan otak kanan dan otak kiri. Selain itu, metode ini jauh lebih menarik jika dibandingkan dengan teks yang membosankan. Contohnya, berbentuk gambar bergerak yang berisi percakapan, lagu, dan lain-lain shingga anak didik tidak cepat jenuh selama prose's pembelajaran berlangsung. Jadi, metode pembelajaran Bahasa Inggris secara E-teaching melibatkan media komputer sehngga sangat menarik dan sangat efektif dalai pembelajaran Bahasa Inggris.
    Demikianlah pidato simgat saya, saya minta maaf apabila ada kata-kata saya ada yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian Dan kepada Allah, saya mohon ampun.
    Wabillahi taufik wal hidayah,Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    .

     
  • Pada 20 Januari 2010 18.21 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA : ANISYAH YUNITA
    NPM : A1B009054


    Yang terhormat Bapak Arono, selaku dosen mata kuliah bahasa Indonesia,
    Serta teman-teman sekalian yang saya banggakan.

    Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmad dan hidayah-Nya jualah, kita dapat berkumpul di ruangan yang sederhana ini.
    Bapak, serta teman-teman yang berbahagia, pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sepatah dua patah kata mengenai “ Pengaruh Pembelajaran Bahasa Inggris di Negara Berkembang “ seperti di Indonesia. Dan membahas apa saja kendala yang ditemui dalam prosesnya.
    Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional telah mendorong Negara-negara yang sedang berkembang untuk lebih mempelajari bahasa ini agar dapat menguasainya dengan baik pula. Hal tersebut tak lain dikarenakan negara yang sedang berkembang seperti negara kita ini, tidak ingin kualitas SDM-nya ketinggalan jauh dari negara maju, hanya karena keterbatasan dalam berbahasa Inggris. Selain itu, pada era globalisasi yang serba modern seperti saat ini, tak dipungkiri bahasa Inggris memiliki banyak manfaat. Seperti menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan di dalam UN. Dan juga,tentu saja orang-orang yang memiliki kualifikasi baik di bidang ini, dapat dengan mudah diterima bekerja di Instansi-instansi Pemerintah maupun perusahaan swasta.
    Namun, dalam proses pembelajarannya, di Indonesia masih sangat banyak terdapat kendala yang cukup berarti. Antara lain, masih sangat kurangnya minat untuk mempelajari bahasa Inggris pada masyarakat, minimnya sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah dalam menunjang pembangunan pembelajaran bahasa Inggris tersebut, ataupun profesionalisme para guru di bidang tersebut yang masih diragukan kemampuannya.
    Akhirnya, pemerintah dan masyarakat luas harus bekerjasama dalam membangun proses pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia agar lebih maju dan merata.
    Demikianlah kata sambutan dari saya, lebih dan kurang saya mohon maaf. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.
    Wabillahi taufikwalhidayah wasaalammu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh.

     
  • Pada 21 Januari 2010 01.30 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Mastiara
    Npm : A1B009075

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Yang terhormat bapak Arono
    Yang terhormat teman-teman sekalian

    Hadirin yang dirahmati Allah SWT, mengawali pidato ini alangkah baiknya kita bersyukur akan anugerah Allah yang tiada henti diberikan kepada kita sebagai hambanya karena dengan mensyukuri anugerah Allah tersebut maka anugerah itu akan semakin bertambah dengan sendirinya.
    Sholawat serta salam akan selalu tercurah kepada nabi besar Muhammad SAW yang telah berjuang dengan sekuat tenaga, seluruh jiwa raga untuk menyampaikan kebenaran kepada seluruh alam yaitu kebenaran islam.
    Hadirin yang berbahagia dalam kesempatan ini dengan keterbatasan ilmu yang saya miliki saya mencoba menyampaikan pidato tentang Upaya Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan melalui Lingkungan
    Hadirin yang berbahagia, seperti yang kita ketahui bahwa Bahasa Inggris telah diajarkan mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Namun ironisnya, sebagian besar siswa menganggap Bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran yang sulit.
    Belajar bahasa Inggris mulanya merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di dalam ruangan(indoor learning), sehingga hal inilah yang dapat menyebabkan siswa bosan untuk belajar bahasa Inggris.. Benda-benda yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Inggris secara menyenangkan sebenarnya ada di lingkungan sekitar siswa itu sendiri seperti radio, televisi, dan handphone. Dengan upaya-upaya yang efektif dalam menyiasati belajar bahasa Inggris dapat membuat siswa merasa senang dalam belajar bahasa Inggris. Hadirin yang dirahmati Allah disini saya akan menyampaikan beberapa upaya untuk menyiasati belajar bahasa Inggris secara menyenangkan.upaya pertama yang bisa dilakukan yaitu siswa dan pihak-pihak yang terkait, seperti orangtua dan guru,diharapkan mampu berpikir kreatif dengan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitar, terutama bagi para siswa yang merupakan subyek pembelajaran. Siswa hendaknya dapat bersikap aktif dalam belajar bahasa Inggris dan tak hanya mengandalkan materi yang diberikan guru di sekolah.Sebagai contoh, setiap siswa pasti mempunyai televisi, radio, tape recorder, dan telepon genggam. Hampir setiap siswa pasti melihat tayangan televisi setiap harinya. Siswa dapat memilih acara dengan sajian bahasa Inggris. Kita dapat mengasah kemampuan mendengar (listening skill) dengan mendengarkan percakapan yang ada dalam film-film barat (western movie).Sembari mendengarkan percakapan bahasa Inggris, kita dapat mencatat kata-kata baru yang belum pernah kita dengar ataupun kita mengerti artinya sebelumnya.). Upaya yang kedua yaitu televisi musik. Siswa dapat belajar menirukan kata-kata yang diucapkan oleh sang VJ (video jockey) yang dapat dipastikan semuanya fasih dalam berbahasa Inggris. Siswa juga dapat belajar tentang gambit yang digunakan, bagaimana membuka (opening) dan menutup (closing) suatu acara. Menurut DR. Istadi, St siswa akan akan lebih mudah menangkap pelajaran dengan melihat suatu objek dibandingkan hanya mendengar.hadirin yang berbahagia, radio dan tape recorder juga dapat dimanfaatkan untuk belajar bahasa Inggris..Siswa dapat belajar banyak dari seorang DJ (disc jockey) di radio tersebut. Siswa dapat belajar bagaimana cara menyapa orang lain serta bagaimana membuka dan menutup suatu percakapan.
    Hadirin yang saya hormati saya kira cukup penjabaran saya tentang Upaya Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan melalui Lingkungan dan semua yang saya jabarkan tidaklah mutlak benar karena kebenaran tersebut adalah harga mutlak bagi Allah SWT.dan akhirnya saya akhiri pidato ini.
    Wassalammualaikum waromatulahhwabarokatuh

     
  • Pada 21 Januari 2010 01.31 , Anonymous Anonim mengatakan...

    nama :Mastiara
    Npm: A1B009075

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Yang terhormat bapak Arono
    Yang terhormat teman-teman sekalian

    Hadirin yang dirahmati Allah SWT, mengawali pidato ini alangkah baiknya kita bersyukur akan anugerah Allah yang tiada henti diberikan kepada kita sebagai hambanya karena dengan mensyukuri anugerah Allah tersebut maka anugerah itu akan semakin bertambah dengan sendirinya.
    Sholawat serta salam akan selalu tercurah kepada nabi besar Muhammad SAW yang telah berjuang dengan sekuat tenaga, seluruh jiwa raga untuk menyampaikan kebenaran kepada seluruh alam yaitu kebenaran islam.
    Hadirin yang berbahagia dalam kesempatan ini dengan keterbatasan ilmu yang saya miliki saya mencoba menyampaikan pidato tentang Upaya Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan melalui Lingkungan
    Hadirin yang berbahagia, seperti yang kita ketahui bahwa Bahasa Inggris telah diajarkan mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Namun ironisnya, sebagian besar siswa menganggap Bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran yang sulit.
    Belajar bahasa Inggris mulanya merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di dalam ruangan(indoor learning), sehingga hal inilah yang dapat menyebabkan siswa bosan untuk belajar bahasa Inggris.. Benda-benda yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Inggris secara menyenangkan sebenarnya ada di lingkungan sekitar siswa itu sendiri seperti radio, televisi, dan handphone. Dengan upaya-upaya yang efektif dalam menyiasati belajar bahasa Inggris dapat membuat siswa merasa senang dalam belajar bahasa Inggris. Hadirin yang dirahmati Allah disini saya akan menyampaikan beberapa upaya untuk menyiasati belajar bahasa Inggris secara menyenangkan.upaya pertama yang bisa dilakukan yaitu siswa dan pihak-pihak yang terkait, seperti orangtua dan guru,diharapkan mampu berpikir kreatif dengan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitar, terutama bagi para siswa yang merupakan subyek pembelajaran. Siswa hendaknya dapat bersikap aktif dalam belajar bahasa Inggris dan tak hanya mengandalkan materi yang diberikan guru di sekolah.Sebagai contoh, setiap siswa pasti mempunyai televisi, radio, tape recorder, dan telepon genggam. Hampir setiap siswa pasti melihat tayangan televisi setiap harinya. Siswa dapat memilih acara dengan sajian bahasa Inggris. Kita dapat mengasah kemampuan mendengar (listening skill) dengan mendengarkan percakapan yang ada dalam film-film barat (western movie).Sembari mendengarkan percakapan bahasa Inggris, kita dapat mencatat kata-kata baru yang belum pernah kita dengar ataupun kita mengerti artinya sebelumnya.). Upaya yang kedua yaitu televisi musik. Siswa dapat belajar menirukan kata-kata yang diucapkan oleh sang VJ (video jockey) yang dapat dipastikan semuanya fasih dalam berbahasa Inggris. Siswa juga dapat belajar tentang gambit yang digunakan, bagaimana membuka (opening) dan menutup (closing) suatu acara. Menurut DR. Istadi, St siswa akan akan lebih mudah menangkap pelajaran dengan melihat suatu objek dibandingkan hanya mendengar.hadirin yang berbahagia, radio dan tape recorder juga dapat dimanfaatkan untuk belajar bahasa Inggris..Siswa dapat belajar banyak dari seorang DJ (disc jockey) di radio tersebut. Siswa dapat belajar bagaimana cara menyapa orang lain serta bagaimana membuka dan menutup suatu percakapan.
    Hadirin yang saya hormati saya kira cukup penjabaran saya tentang Upaya Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan melalui Lingkungan dan semua yang saya jabarkan tidaklah mutlak benar karena kebenaran tersebut adalah harga mutlak bagi Allah SWT.dan akhirnya saya akhiri pidato ini.
    Wassalammualaikum waromatulahhwabarokatuh

     
  • Pada 21 Januari 2010 19.08 , Blogger chO teddi mengatakan...

    Naskah Pidato
    PENGARUH PENERAPAN METODE CALL
    TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
    Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Menempuh Mata Kuliah Bahasa Indonesia
    Dosen Pengampu : Arono, M.Pd.
    Semester I Tahun Ajaran 2009/2010

    TEDI CAHYONO (A1B009091)

    Bapak Arono, M.Pd. yang saya hormati, bapak dan ibu Dosen yang saya hormati, para peserta seminar “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris“ yang saya hormati, serta teman-teman yang saya cintai.
    Salam sejahtera.
    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Alhamdulillah, assolatuwassolamu’ala azrofil hamdiya iwal mursalin wa’ala alihi washobihi ajma’in.

    Marilah kita haturkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini pada seminar “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris “. Shalawat beriring salam tak lupa kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita menuju dunia yang komputerisasi seperti yang kita rasakan saat ini.

    Hadirin yang saya hormati, saya akan menyampaikan pengaruh metode CALL terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Hadirin, IPTEK telah berkembang sedemikian pesatnya, dan sekarang komputer dan internet bukanlah sesuatu yang asing lagi dikalangan pelajar kita. Kenapa kita tidak memanfaatkan teknologi yang ada ini semaksimal mungkin, tentunya untuk membantu proses belajar mengajar kita.
    Kita tahu proses belajar kita yang saat ini masih menggunakan metode tradisional saya rasa kurang efektif jika diterapkan pada masa komputerisasi saat ini, khususnya dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Karena menurut penelitian Traditional Language Learning atau pembelajaran bahasa secara tradisional hanya menghasilkan 50 % untuk belajar dan pengingatan, 45% untuk penguraian, dan hanya 5% untuk latihan. Dan bukankah latihan merupakan hal yang penting dalam pembelajaran apalagi dalam proses pembelajaaran
    Hadirin yang saya hormati, sedangkan metode CALL atau Computer-Assisted Language Learning saya rasa lebih efektif umtuk diterapkan kepada peserta didik, dan mempunyai lebih banyak keunggulan dibandingkan metode tradisional. Karena CALL ditampilkan dengan audio dan visual yang lebih interaktif dan menarik minat belajar sisiwa, sehingga peserta didik mampu memperoleh materi dengan lebih mudah dan menurut penelitian metode CALL ini berpengaruh cukup efektif dibandingkan metode tradisional, karena metode ini membuat siswa lebih tertarik untuk belajar, karena metode yang ditampilkan dengan bantuan komputer ini sangat interaktif, bukankah itu akan mengurangi angka bolos siswa?, tentunya masih banyak keunggulan lain yang diberikan dari implementasi metode ini.

    Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, untuk lebih jelasnya dapat anda baca pada makalah saya “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris“.
    Akhir kata, saya ingin mengucapkan maaf jika dalam penyampaian saya terdapat banyak kesalahan, sekian dari saya terima kasih.

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 21 Januari 2010 19.08 , Blogger chO teddi mengatakan...

    Naskah Pidato
    PENGARUH PENERAPAN METODE CALL
    TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
    Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Menempuh Mata Kuliah Bahasa Indonesia
    Dosen Pengampu : Arono, M.Pd.
    Semester I Tahun Ajaran 2009/2010

    TEDI CAHYONO (A1B009091)

    Bapak Arono, M.Pd. yang saya hormati, bapak dan ibu Dosen yang saya hormati, para peserta seminar “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris“ yang saya hormati, serta teman-teman yang saya cintai.
    Salam sejahtera.
    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Alhamdulillah, assolatuwassolamu’ala azrofil hamdiya iwal mursalin wa’ala alihi washobihi ajma’in.

    Marilah kita haturkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini pada seminar “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris “. Shalawat beriring salam tak lupa kita sampaikan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita menuju dunia yang komputerisasi seperti yang kita rasakan saat ini.

    Hadirin yang saya hormati, saya akan menyampaikan pengaruh metode CALL terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Hadirin, IPTEK telah berkembang sedemikian pesatnya, dan sekarang komputer dan internet bukanlah sesuatu yang asing lagi dikalangan pelajar kita. Kenapa kita tidak memanfaatkan teknologi yang ada ini semaksimal mungkin, tentunya untuk membantu proses belajar mengajar kita.
    Kita tahu proses belajar kita yang saat ini masih menggunakan metode tradisional saya rasa kurang efektif jika diterapkan pada masa komputerisasi saat ini, khususnya dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Karena menurut penelitian Traditional Language Learning atau pembelajaran bahasa secara tradisional hanya menghasilkan 50 % untuk belajar dan pengingatan, 45% untuk penguraian, dan hanya 5% untuk latihan. Dan bukankah latihan merupakan hal yang penting dalam pembelajaran apalagi dalam proses pembelajaaran
    Hadirin yang saya hormati, sedangkan metode CALL atau Computer-Assisted Language Learning saya rasa lebih efektif umtuk diterapkan kepada peserta didik, dan mempunyai lebih banyak keunggulan dibandingkan metode tradisional. Karena CALL ditampilkan dengan audio dan visual yang lebih interaktif dan menarik minat belajar sisiwa, sehingga peserta didik mampu memperoleh materi dengan lebih mudah dan menurut penelitian metode CALL ini berpengaruh cukup efektif dibandingkan metode tradisional, karena metode ini membuat siswa lebih tertarik untuk belajar, karena metode yang ditampilkan dengan bantuan komputer ini sangat interaktif, bukankah itu akan mengurangi angka bolos siswa?, tentunya masih banyak keunggulan lain yang diberikan dari implementasi metode ini.

    Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, untuk lebih jelasnya dapat anda baca pada makalah saya “Pengaruh Penerapan Metode Call Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris“.
    Akhir kata, saya ingin mengucapkan maaf jika dalam penyampaian saya terdapat banyak kesalahan, sekian dari saya terima kasih.

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 21 Januari 2010 21.08 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama:Perti Rosanda
    NPM:A1B009081

    UPAYA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SECARA MANDIRI(OTODIDAK)
    Assalamu’laikum Warahmatullahi Wabarakatu
    Kepada Yang terhormat Rektor Universitas Bengkulu dan
    Bapak-Bapak dan Ibu-ibu guru dan dosen jurusan Bahasa yang saya hormati,
    Serta hadirin sekian yang berbahagia.
    Yang paling utama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah S.W.T yang telah memberikan karuniaNya sehingga pada hari ini kita bisa menghadiri acara yang luar biasa ini.Shalawat beriring salam tak lupa juga kita hanturkan pada junjungan dan sumber tauladan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita ke alam yang penuh hidayah seperti saat ini.
    Hadirin yang berbahagia,
    Seperti yang kita ketahui pada era globalisasi saat ini, Bahasa Inggris merupakan hal yang vital sebagai bahasa Internasional.Bahasa Inggris juga telah menjadi tuntutan dan kebutuhan di berbagai bidang untuk berbaur pada lingkungan internasional,di zaman yang semakin maju saat ini dimana semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempergunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua(English is second language after mother tongue).Seberapa tinggipun tingkatan akademis maupun intelektual sesorang tidak lepas dari pentingnya keterampilan bahasa asing terutama Bahasa Inggris.Hal itu juga berakibat semakin menjamurnya lembaga-lembaga kursus dan Lembaga pendidikanpun mulai gencar untuk menjadikan Bahsa Inggris sebagai mata pelajaran pokok.Seperti di Indonesia yang menerapkan mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah formal,mulai dari jenjang sekolah dasar,bahkan Taman Kanak-kanak pun Bahsa Inggris telah diperkenalkan.
    Hadirin sekalian,
    Proses belajar memang tidak memandang tingkatan usia tetapi tingkatan kebutuhan.Sebagian besar Lembaga pencari kerja seperti perusahaan pemerintah ataupun swasta menuntut karyawannya untuk dapat berbahasa Inggris dengan baik.
    Akan tetapi,dalam proses belajar ini bukan tidak mungkin berbagai faktor yang mengahalangi langkah untuk dapat menguasai Bahasa Inggris terutama dalam proses belajarnya.Banyak pihak yang mersa dirugikan karena telah membayar mahal pada suatu lembaga kursus yang menawarkan keberhasilan mereka,malah merealisasikan pada suatu hal yang sulit diwujudkan.Telah mengeluarkan uang banyak,akan tetapi tujuan dan impian tidak kunjung tercapai.Selain itu banyak pula fenomena yang belum dapat terselesaikandalam dunia pendidikan kita seperti lulusan sekolah menengah bahkan perguruan tinggi belum juga dapat menguasai Bahasa Inggris walaupun telah belajar sekianl ama.Hampir sebagian besar berpendapat bahwa faktor dominannya yang menjadi penyebabnya adalh peran pendidik yakni guru.Padahal dalam proses belajar peran pendidik sangat dibutuhkan.
    Siwa-siwa cerdas mulai memnfaatkan ketidak puasan mereka pada teori-teori dan teknik mengajar para guru di sekolah dan lembaga-lembaga kursus yang haya ditujuka untuk meningkatkan kemampuan Bahsa Inggris sehari-hari bukan tujuan-tujuan lain.Mereka mencari cara-cara mereka sendiri denagn aplikasi yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan yaitu dengan cara Mandiri(otodidak).Belajar secara mandiri denganhal-hal yang mereka sukai untuk mencapai hasil yang luarbiasa bahkan jauh lebih baik dibandingkan teknik-teknik yang mereka dapati sebelumnya dari para guru di sekolah.
    Berdasarkan data koresponden,80% siswa yang dapat berbahasa Inggris adalah apara pembelajar mandirir(otodidak).Cara ini juga tepat untuk mengatasi masalah ketidak seibangan minat dan kecukupan ekonomi.
    jadi tidak ada hal memberatkan yang dapat mengahalangi seseorang untuk belajar.Oleh karena itu marilah kita bersama-sama mewujudkan budaya Internasional kita agar dapat bersaing secara global.
    Demikian Pidato dari saya,mohon ma'af apabila terdapat kesalahan dalam pengucapan kata.Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
    Wassalamu'laikum,Wr.Wb

     
  • Pada 22 Januari 2010 02.33 , Anonymous Anonim mengatakan...

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
    TERHADAP MINAT SISWA SEKOLAH DASAR
    Oleh :
    Rizka Kurniati (A1B009085)



    Yang terhormat Bapak Arono, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia beserta teman-teman seperjuangan yang berbahagia. Tidak lupa kita senantiasa panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa karena berkat rahmat dan karunia -Nya lah kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat.
    Pada kesempatan pidato kali ini saya akan mengangkat judul tentang “Pengaruh Metode Pembelajaran bahasa Inggris Terhadap Siswa Sekolah Dasar”
    Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa sejak usia dini, yaitu sejak anak – anak duduk di TK. Mereka mulai dikenalkan dengan pengenalan huruf maupun angka yang dieja menggunakan bahasa Inggris.Pada saat anak – anak memasuki usia Sekolah Dasar mereka mulai dikenalkan dengan metode – metode pembelajaran yang menyenangkan supaya mereka berminat dengan pelajaran bahasa Inggris.

    Para hadirin sekalian,

    Penggunaan metode bahasa Inggris terhadap siswa Sekolah Dasar harus disesuaikan dengan kelas – kelasnya. Misalnya paada saat siswa memasuki tahun ajaran pertama atau kelas satu Sekolah Dasar, kita dapat menggunakan alat bantu seperti gambar atau benda – benda disekitar kita seperti kursi, meja, papan tulis, dan lain – lain. Pada tahap ini memang kita harus membuat siswa merasa senang dan nyaman karena anak pad usia ini akan merasa cepat bosan apabila mereka tidak merasa senang.
    Ada banyak faktor yang mempengaruhi kurangnya minat siswa Sekolah Dasar yaitu : Jarangnya guru menggunakan bahasa Ingris didalam kelas.Pelajaran terlalu ditekankan kepada tata bahasa dan bukan pada percakapan, tetapi siswa jarang diberikan arahan tentang bagaimana dan apa fungsi dari unsur – unsur tata bahasa yangmereka pelajari tersebut.Seharusnya pelajaran bahasa Inggris dapat ditekankan penggunaannya dalam dalm kehidupan sehari – hari sehingga siswa dapat mengerti.Hadirin yang terhormat,
    Ada berbagai macam cara memengatasi kendala siswa dalam berbahasa Inggris. Ada cara – cara yang bisa kita gumnkan yaitu :
    Berikan metode – metode pelajaran bahasa Inggris yang praktis serta menyenangkan agar siswa meras gembira sehingga mereka dapat mengerti apa yang kita ajarkan kepada mereka, misalnya saja kita dapat menggunakan media atau alat bantu belajar misalnya dengan mengunakan gambar.Biasakan memulai pertemuan atau pelajaran dengan menggunakan bahasa Inggris.Berikan tambahan kosa kata yang akan bermanfaat untuk percakapan sehari – hari pada siswa. Hal ini tentunya bermanfaat karena mereka bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari – hari.

    Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga kita dapat menjaga keutuhan dan menjunjung tinggi bahasa nasional agar tidak terlupakan oleh adanya bahasa asing yang sudah masuk ke bangsa ini. Lebih dan kurang saya mohon maaf.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 22 Januari 2010 02.35 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karuniaNya kita dapat berkumpul sperti saat ini. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat saya ini. Ada pun tema yang saya angkat dalam pidato ini adalah pengajaran bahasa Inggris di usia dini.
    Seperti yang kita ketahui manusia adalah mahkluk sosial. Makhluk yang berinteraksi dengan lainnya dan makhluk yang tidak bisa hidup sendiri. Oleh karena itu, manusia selalu berinteraksi dengan manusia yang lainnya. Semua manusia termasuk didaerah terpencil menggunakan bahasa untuk komunikasi. Bahasa merupakan hal yang sangat penting karena dengan cara apapun manusia dalam berkomunikasi menggunakan media ini. Manusia berkomunikasi dengan sesamanya dengan berbicara. Bicara dengan lisan dengan saling bertatap muka, atau berbicara dengan menggunakan fasilitas seperti Handphone, surat dll.
    Penggunaan bahasa bagi manusia adalah hal yang bersifat universal. Hal ini menyebabkan banyaknya jumlah bahasa yang ada di dunia yang akhirnya muncul perbedaan-perbedaan antara bahasa-bahasa yang ada di dunia. Perbedaan ini disebabkan oleh berbedanya kesepakatan umum dan sifat manasuka. Faktor lain yang menyebabkan perbedaan bahasa adalah faktor budaya dan cuaca yang ada didunia.
    Umumnya, setiap manusia hanya mampu berbicara dengan menggunakan satu bahasa saja, yaitu bahasa yang diperoleh otomatis dalam hal ini wajar karena biasa digunakan oleh orang-orang yang berada dalam kelompok masyarakatnya. Bahasa yang diperoleh secara alamiah dari sejak lahir ini disebut bahasa ibu. Sedabgkan bahasa diluar kelompoknya yang ia kenal dan pelajari untuk menjadi bahasa pengantarnya adalah bahasa kedua. Dalam makalah ini bahasa kedua mengacu kepada Bahasa Inggris.
    Perkembangan pemerolehan bahasa berlangsung sepanjang hayat, dari bayi sampai dengan manusia dewasa dan tua. Setiap individu mengalami perkembangan dalam hal kemampuan bahasanya. Masa anak-anak merupakan masa yang penting dan ideal dalam pengajaran bahasa. Berhubungan dengan pengajaran tersebut, banyak orang tua yang antusias menyuruh anaknya untuk mempelajari bahasa Inggris. Bermacam-macam alasan yang dimukakan oleh orang tua, ada yang beralasan dalam zaman globalisasi ini anaknya harus pandai berbahasa Inggris dan ada juga yang beralasan belajar bahasa Inggris karena gengsi.
    Pengajaran bahasa Inggris ini berdampak pada sang anak karena pribadi anak tidak begitu mengenal bahasa Indonesia yang merupakan bahasa Negara. Sehingga timbul pertanyaan atas lunturnya nilai nasionalisme disebabkan adanya pengajaran bahasa Inggris pada anak yang masih berusia kanak-kanak. Hal ini menyebabkan pengajaran bahasa Indonesia terabaikan.
    Pembelajaran bahasa kedua selain membawa pengaruh positif, yaitu mampu meningkatkan pemerolehan bahasa anak, ternyata juga memberikan pengaruh negatif bagi perkembangan bahasa anak. Yaitu mampu melunturkan semangat nasionalisme dan sikap bangga pada bahasa dan budaya sendiri. Pembelajaran bahasa kedua juga berperan pada rendahnya kemampuan anak tentang bahasa pertama.
    Hal inilah yang kemudian layak untuk diperhatikan oleh orang tua saat memutuskan untuk memberikan pembelajaran bahasa bagi anak. Perkembangan otak dan psikologi anak harus menjadi hal yang dipertimbangkan sebelum memutuskan. Guru sebagai pendidik dan pengajar juga harus tetap menanamkan pengertian tentang pentingnya bahasa pertama di atas bahasa kedua agar tetap menjaga kebanggaan pada tanah air sendiri. Sedangkan anak sebagai pebelajar harus menyadari juga bahwa bahasa kedua tidak lantas membuat mereka melupakan budaya sendiri. Siswa di tengah arus globalisasi harus tetap menjaga sikap nasionalisme agar tidak terombang-ambing dan tetap memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia.
    Demikianlah pidato singkat saya pada hari ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Nama : Yafenza Ade Satra
    NPM : A1B009096
    English Study Program

     
  • Pada 22 Januari 2010 03.11 , Blogger meita mengatakan...

    PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS TERHADAP BAHASA INDONESIA BAGI PERKEMBANGAN ANAK
    Oleh :
    Meita Pratiwi (A1B009077)

    Assalamualaikum wr.wb.
    Yang terhormat Bapak Arono, M.Pd beserta teman-teman yang berbahagia. Senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T karena berkat karunia -Nya lah kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat. Salawat dan salam kita sampaikan pada junjungan nabi besar kita Muhammad s.a.w yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju ke alam yang penuh dengan pendidikan seperti yang dapat kita rasakan saat ini.
    Para hadirin yang berbahagia,
    Pidato saya kali ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Bahasa Inggris terhadap Bahasa Indonesia bagi Perkembangan Anak”
    Saat ini kita ketahui bersama, bahasa asing yang paling penting di dunia yaitu bahasa Inggris. Jumlah penuturnya tersebar di seluruh dunia baik sebagai bahasa pertama, kedua dan bahasa asing. Di Indonesia sendiri, bahkan bahasa Inggris telah dimasukan dalam mata Ujian Akhir Nasional (UAN).
    Hadirin yang terhormat,
    Pengajaran dan penggunaan bahasa Inggris kepada anak sejak usia dini tentu saja memberikan pengaruh bagi perkembangan psikis anak-anak kita. Dampak positif dari penggunaan bahasa Inggris yang dapat saya sampaikan misalnya, mempercepat proses pentransferan ilmu pengetahuan karena di zaman sekarang kebanyakan buku ilmu pengetahuan di tulis dalam bahasa Inggris. Sehingga, jika anak-anak menguasai bahasa Inggris, ia akan lebih mudah dalam belajar tanpa harus mebuka kamus.
    Dampak positif yang kedua yaitu menguntungkan dalam berbagai kegiatan internasional seperti untuk bisnis, perlombaan, sosial, sekolah dan lain-lain. Anak mampu berkomunikasi dengan teman-teman dari negara lain yang ditemuinya dengan menggunakan bahasa internasional yaitu, bahasa Inggris. Hal ini tentu saja membuat pergaulannya menjadi semakin lebih luas dan berkembang.
    Ketiga, penguasaan bahasa pada dasarnya sangat baik untuk kemampuan kerja otak anak. Contohnya, anak-anak yang mengikuti program bahasa asing dan menggunakan dua bahasa (bilingual) dalam kesehariannya cenderung menunjukan perkembangan yang lebih pesat dalam dibandingkan anak-anak monolingual.
    Selain dampak positif, ada pula dampak negatifnya jika penggunaannya tidak tepat, yaitu anak-anak yang belum menemukan jati dirinya sebagai orang Indonesia menjadi gamang atau rancu konsep bahasanya. Contohnya, kerancuan saat mereka menyebutwarna ”merah muda” dengan “pink”, padahal kata “pink” itu sendiri adalah bahasa Inggris tetapi dianggap seolah telah menjadi bahasa Indonesia. Anak dipaksa mempelajari bahasa asing sebelum identitasnya sebagai orang Indonesia tertanam, yang ada anak malah mulai berbahasa secara campur aduk hingga anak semakin jauh dari konsep berbahasa yang baik dan benar.Jika, anak mulai berbahasa dengan campur aduk, apakah bisa dikatakan bahwa anak berbahasa dengan baik?
    Para hadirin yang terhormat,
    Ada tiga hal yang bisa kita dilakukan untuk mencegah dampak negatif di atas tadi. Pertama, menjadikan lembaga pendidikan sebagai basis pembinaan bahasa. Bahasa jelas akan terbina dengan baik apabila sejak dini anak-anak telah dilatih dan dibina secara serius dan intensif dari awal.
    Kedua, menciptakan suasana lingkungan yang kondusif yang mampu merangsang anak untuk berbahasa dengan baik dan benar. Misalnya, media televisi harus mampu memberikan contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baik.
    Solusi ketiga yaitu menyediakan buku bacaan yang mendidik bagi anak-anak. Buku bacaan yang menggunakan bahasa yang kurang baik dan benar harus dihindarkan jauh-jauh dari anak.
    Dengan upaya-upaya di atas diharapkan bahasa Indonesia mampu melahirkan generasi yang maju, mandiri, dan modern, mengikuti globalisasi dengan tetap menjaga bahasa ndonesia sebagai bahasa nasionalnya.
    Demikianlah pidato saya kali ini. Semoga kita dapat menjaga keutuhan dan menjunjung tinggi bahasa nasional kita bersama.
    Wassalam

     
  • Pada 22 Januari 2010 17.44 , Anonymous Anonim mengatakan...

    PIDATO TENTANG
    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
    TERHADAP MINAT SISWA SEKOLAH DASAR
    Oleh :
    Rizka Kurniati (A1B009085)
    Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
    FKIP Universitas Bengkulu


    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Yang terhormat Bapak Arono, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia beserta teman-teman seperjuangan yang berbahagia. Tidak lupa kita senantiasa panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa karena berkat rahmat dan karunia -Nya lah kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat.
    Pada kesempatan pidato kali ini saya akan mengangkat judul tentang “Pengaruh Metode Pembelajaran bahasa Inggris Terhadap Siswa Sekolah Dasar”
    Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa sejak usia dini. Penggunaan metode – metode pembelajaran yang menyenangkan ternyata terbukti dapat menarik minat siswa dalam mempelajari bahsa Inggris. Metode yang menyenangkan memang seharusnya digunakan oleh semua guru agar semua murid tePara hadirin sekalian,
    Penggunaan metode bahasa Inggris terhadap siswa Sekolah Dasar harus disesuaikan dengan kelas – kelasnya. Misalnya paada saat siswa memasuki tahun ajaran pertama atau kelas satu Sekolah Dasar, kita dapat menggunakan alat bantu seperti gambarrtarik untuk belajar.
    Pada saat siswa Sekolah Dasar masuk pada tahap ke empat atau masuk kelas empat Sekolah Dasar mereka ditekankan pada penguasaan gramatikal mereka serta dituntut supaya bisa membaca dalam bahasa Inggris dengan benar. Pada saat siswa naik kelas lima Sekolah Dasar mereka sudah diajarkan penggunaan bentuk waktu atau tenses mulai presen tense yaitu penggunaan bentuk waktu yang digunakan dalanm kehidupan sehari – hari ataupun berdasarkan kebiasaan. Agar mereka mudah mengerti kita dapat menggunakan contoh – contoh yang mudah seperti penggunaan yang lazim digunaklan. Misalnya, Budi goes to school every morning. Dan kita juga dapat memberikan sedikit catatan agar mereka mudah untuk mengingatnya.
    Ada banyak faktor yang mempengaruhi kurangnya minat siswa Sekolah Dasar yaitu : Jarangnya guru menggunakan bahasa Ingris didalam kelas. Hal ini dirasakan menghambat oleh para siswa karena mereka jadi tidak terbiasa mendengarkan orang lain berbicara bahasa inggris. Pelajaran terlalu ditekankan kepada tata bahasa dan bukan pada percakapan, tetapi siswa jarang diberikan arahan tentang bagaimana dan apa fungsi dari unsur – unsur tata bahasa yangmereka pelajari tersebut. Seharusnya pelajaran bahasa Inggris dapat ditekankan penggunaannya dalam dalm kehidupan sehari – hari sehingga siswa dapat mengerti. Kosa kata yang diajarkan tidak terlalu berguna dalm kehidupan sehari – hari. Siswa banyak mendapati kendala karena kata – kata yang diberikan oleh guru bahasa Inggris disekolah bersifat terlalu teknis dan kurang dimengerti oleh sis Ada berbagai macam cara memengatasi kendala siswa dalam berbahasa Inggris. Ada cara – cara yang bisa kita gumnkan yaitu :
    Berikan metode – metode pelajaran bahasa Inggris yang praktis serta menyenangkan agar siswa meras gembira sehingga mereka dapat mengerti apa yang kita ajarkan kepada mereka, misalnya saja kita dapat menggunakan media atau alat bantu belajar misalnya dengan mengunakan gambar ataupun menggunakan metode dengan cara bernyanyi Biasakan memulai pertemuan atau pelajaran dengan menggunakan bahasa Inggris. Hal ini perlu kita lakukan agar dapat memotivasi siswa untuk berlatih menggunakn bahasa Inggris baik dalam kehidupanBerikan tambahan kosa kata yang akan bermanfaat untuk percakapan sehari – hari pada siswa. Hal ini tentunya bermanfaat karena mereka bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari – hari. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga kita dapat menjaga keutuhan dan menjunjung tinggi bahasa nasional agar tidak terlupakan oleh adanya bahasa asing yang sudah masuk ke bangsa ini. Lebih dan kurang saya mohon maaf.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 22 Januari 2010 17.44 , Anonymous Anonim mengatakan...

    PIDATO TENTANG
    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
    TERHADAP MINAT SISWA SEKOLAH DASAR
    Oleh :
    Rizka Kurniati (A1B009085)
    Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
    FKIP Universitas Bengkulu


    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Yang terhormat Bapak Arono, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia beserta teman-teman seperjuangan yang berbahagia. Tidak lupa kita senantiasa panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa karena berkat rahmat dan karunia -Nya lah kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat.
    Pada kesempatan pidato kali ini saya akan mengangkat judul tentang “Pengaruh Metode Pembelajaran bahasa Inggris Terhadap Siswa Sekolah Dasar”
    Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa sejak usia dini. Penggunaan metode – metode pembelajaran yang menyenangkan ternyata terbukti dapat menarik minat siswa dalam mempelajari bahsa Inggris. Metode yang menyenangkan memang seharusnya digunakan oleh semua guru agar semua murid tePara hadirin sekalian,
    Penggunaan metode bahasa Inggris terhadap siswa Sekolah Dasar harus disesuaikan dengan kelas – kelasnya. Misalnya paada saat siswa memasuki tahun ajaran pertama atau kelas satu Sekolah Dasar, kita dapat menggunakan alat bantu seperti gambarrtarik untuk belajar.
    Pada saat siswa Sekolah Dasar masuk pada tahap ke empat atau masuk kelas empat Sekolah Dasar mereka ditekankan pada penguasaan gramatikal mereka serta dituntut supaya bisa membaca dalam bahasa Inggris dengan benar. Pada saat siswa naik kelas lima Sekolah Dasar mereka sudah diajarkan penggunaan bentuk waktu atau tenses mulai presen tense yaitu penggunaan bentuk waktu yang digunakan dalanm kehidupan sehari – hari ataupun berdasarkan kebiasaan. Agar mereka mudah mengerti kita dapat menggunakan contoh – contoh yang mudah seperti penggunaan yang lazim digunaklan. Misalnya, Budi goes to school every morning. Dan kita juga dapat memberikan sedikit catatan agar mereka mudah untuk mengingatnya.
    Ada banyak faktor yang mempengaruhi kurangnya minat siswa Sekolah Dasar yaitu : Jarangnya guru menggunakan bahasa Ingris didalam kelas. Hal ini dirasakan menghambat oleh para siswa karena mereka jadi tidak terbiasa mendengarkan orang lain berbicara bahasa inggris. Pelajaran terlalu ditekankan kepada tata bahasa dan bukan pada percakapan, tetapi siswa jarang diberikan arahan tentang bagaimana dan apa fungsi dari unsur – unsur tata bahasa yangmereka pelajari tersebut. Seharusnya pelajaran bahasa Inggris dapat ditekankan penggunaannya dalam dalm kehidupan sehari – hari sehingga siswa dapat mengerti. Kosa kata yang diajarkan tidak terlalu berguna dalm kehidupan sehari – hari. Siswa banyak mendapati kendala karena kata – kata yang diberikan oleh guru bahasa Inggris disekolah bersifat terlalu teknis dan kurang dimengerti oleh sis Ada berbagai macam cara memengatasi kendala siswa dalam berbahasa Inggris. Ada cara – cara yang bisa kita gumnkan yaitu :
    Berikan metode – metode pelajaran bahasa Inggris yang praktis serta menyenangkan agar siswa meras gembira sehingga mereka dapat mengerti apa yang kita ajarkan kepada mereka, misalnya saja kita dapat menggunakan media atau alat bantu belajar misalnya dengan mengunakan gambar ataupun menggunakan metode dengan cara bernyanyi Biasakan memulai pertemuan atau pelajaran dengan menggunakan bahasa Inggris. Hal ini perlu kita lakukan agar dapat memotivasi siswa untuk berlatih menggunakn bahasa Inggris baik dalam kehidupanBerikan tambahan kosa kata yang akan bermanfaat untuk percakapan sehari – hari pada siswa. Hal ini tentunya bermanfaat karena mereka bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari – hari. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga kita dapat menjaga keutuhan dan menjunjung tinggi bahasa nasional agar tidak terlupakan oleh adanya bahasa asing yang sudah masuk ke bangsa ini. Lebih dan kurang saya mohon maaf.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 22 Januari 2010 17.47 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Amanda Oktavia
    NPM : A1B009053

    Menulis Pidato

    Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
    Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena-Nyalah pada saat pagi yang cerah ini kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka membahas masalah kegagalan pembelajaran bahasa Inggris yang dialami pada siswa dan siswi kita, khususnya di lembaga pendidikan Islam.
    Bapak, Ibu, dan Saudara/I, pada kesempatan ini saya akan berbicara faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan proses pembelajaran bahasa Inggris tersebut. Kenyataan mengatakan bahwa program bahasa Inggris di kebanyakan lembaga pendidikan Islam kurang berhasil. Setelah belajar bahasa Inggris selama enam tahun, siswa masih belum mampu berkomunikasi dengan orang lain dalam bahasa Inggris. Bahkan mereka juga belum mampu memahami buku teks berbahasa Inggris yang seharusnya mereka baca di perguruan tinggi.
    Bagaimana kita menyikapi hal yang terjadi seperti ini?
    Tentu saja, tidak setiap lembaga pendidikan Islam memiliki semua kemungkinan penyebab kegagalan ini. Faktor-faktor penyebabnya, yang pertama, kurang fokusnya program pembelajaran bahasa Inggris di lembaga pendidikan Islam.
    Kedua, program tersebut lebih bersifat formalitas dan melupakan kualitas. Di beberapa pendidikan Islam, terlihat bahwa seringkali program pembelajaran bahasa Inggris di kelas itu hanya merupakan formalitas belaka. Guru bahasa Inggris tidak dipilih berdasarkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Bahkan ada juga beberapa guru bahasa Inggris yang tidak dapat berbahasa Inggris. Dengan kualitas guru bahasa Inggris seperti itu, kiranya tidak mugkin akan menghasilkan siswa yang mampu berbahasa Inggris. Bahkan, guru bahasa Inggris di beberapa sekolah Islam lebih memusatkan perhatiannya kepada mengajarkan komponen bahasa (structure, vocabulary) daripada mengajarkan keterampilan berbahasa (berbicara, memahami bacaan, dan mengarang secara tertulis).
    Faktor lain adalah kurangnya komitmen pengelola lembaga pendidikan Islam akan keterampilan berbahasa Inggris siswanya. Banyak pimpinan lembaga yang tidak merasa bahwa penguasaan bahasa Inggris itu penting bagi siswa. Akibatnya, mereka tidak termotivasi untuk berusaha keras agar pembelajaran bahasa Inggris di lembaga pendidikannya berhasil.
    Kegagalan program pembelajaran bahasa Inggris seringkali juga disebabkan oleh kurang profesionalnya guru bahasa Inggris yang diserahi tanggung jawab oleh sekolah. Guru tersebut mungkin memiliki ijazah dari jurusan bahasa Inggris namun ijazah formal itu mungkin tidak diikuti dengan profesionalitas yang memadai. Guru bahasa Inggris yang baik dan professional minimal harus:
    a. Lancar berbahasa Inggris,
    b. Memiliki skor TOEFL minimal 500,
    c. Memiliki pengetahuan yang cukup tentang ilmu bahasa (linguistic),
    d. Memiliki antusiasme mengajar bahasa.
    Kegagalan tersebut dapat kita perbaiki dengan beberapa solusi, seperti menghindari formalitas, utamakan kualitas. Kelas bahasa hendaknya juga tidak terlalu besar, maksimun 30 orang dengan jumlah ideal 20 (untuk pelajaran bahasa Inggris seperti kursus bahasa Inggris yang ada di masyarakat dapat diterapkan di sekolah).
    Menegaskan fokus pembelajaran bahasa Inggris. Susunlah program pembelajaran bahasa Inggris itu berdasarkan focus yang jelas. Dengan fokus tujuan yang tegas ini, guru akan dapat menyusun kegiatan, bahan, dan latihan yang diharapkan akan membuat siswa mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan tersebut. Mengajarkan keterampilan, bukan komponen. Saran ini hanya mempertegas saran sebelumnya. Dan solusi lain adalah menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran bahasa Inggris. Penciptaan lingkungan ini dapat dilakukan dengan, misalnya, sering mengadakan lomba pidato bahasa Inggris, kuis bahasa Inggris, drama bahasa Inggris, dan lain-lain.

    Beberapa faktor dan solusi yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat bagi Bapak, Ibu, Saudara/I dan dapat menjadi pembelajaran di masa yang akan datang.
    Akhir kata, apabila terdapat kesalahan pada pengucapan pidato saya pada pagi ini saya mohon maaf dan saya ucapkan terima kasih.

     
  • Pada 22 Januari 2010 19.02 , Anonymous Anonim mengatakan...

    PIDATO TENTANG
    POTENSI DAN KUALITAS PENGAJARAN BAHASA INGGRIS
    Oleh :
    Adlina Vidusia
    A1B009050
    Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
    FKIP Universitas Bengkulu

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Yang terhormat Bapak Arono, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia beserta teman-teman seperjuangan yang berbahagia. Tidak lupa kita senantiasa panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa karena berkat rahmat dan karunia -Nya lah kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat.
    Pada kesempatan kali ini saya akan mengangkat judul tentang “Potensi dan Kualitas pengajaran Bahasa Inggris “Potensi pengajaran bahasa Inggris adalah kemampuan atau mutu seorang guru selaku pengajar dalam memberikan ilmu , khususnya wawasan bahasa Inggris terhadap siswanya. Dalam hal ini , antara guru dan siswa mempunyai ketergantungan terhadap pengajaran bahasa Inggris di sekolah. Baik atau buruknya pengjaran bahasa Inggris tergantung pada kualitas pengajaran guru kepada siswa dalam menerima ilmu tersebut. Banyaknya masalah dan hambatan yang dihadapi siswa adalah awal dari pengajaran yang kurang berkualitas yang diberikan guru. Masalah tersebut mempengaruhi baik buruknya wawasan yang diterima oleh siswa terutama dalam pelajaran bahasa Inggris. Selain itu , upaya yang dilakukan oleh siswa untuk memperbaiki masalah yang dihadapi dalam pelajaran bahasa Ingris juga berdampak pada langkah yang akan iambil oleh guru untuk memperbaiki kualitas pengajarannya .
    Berdasarkan hasil pengisian kuestioner yang pernah dibuat pada tahun 1996 terdapat beberapa masalah yang menghambat siswa untuk menguasai bahasa inggris. masalah-masalah tersebut antara lain , Jarangnya guru berbicara dengan bahasa inggris di dalam kelas, Pelajaran terlalu ditekankan pada tata bahasa (dan bukan pada percakapan), Kosa kata yang diajarkan terlalu bersifat teknis, Materi pelajaran bahasa inggris di SMP dan SMA tidak berkesinambungan . Dalam hal ini , guru selaku pengajar harus mengambil beberapa langkah yang dapat menyelesaikan masalah yang timbul dari siswa sekaligus mempelajari hal-hal yang harus dilakukan agar guru selaku pengajar , dapat meningkatkan kualitas pengajaran bahasa inggris .
    Upaya yang dapat dilakukan oleh guru seperti , selalu pertahankan kemampuan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris agar kelancaran berbahasa tetap terjaga , berikan tambahan kosa kata yang akan bermanfaat untuk percakapan sehari-hari pada siswa , tegaskan fokus pembelajaran bahasa Inggris.Misalnya, tujuan pembelajaran bahasa Inggris dan pastikan bahwa pengulangan materi yang kita berikan merupakan pendalaman mengenai apa yang sudah dipelajari siswa dan bukan hanya mengulang tetapi tidak membuat siswa semakin bisa menerapkannya.
    Potensi pengajara bahasa Inggris yang berkualitas akan terbentuk jika pihak yang terlibat yaitu , guru dan siswa bekerjasama dalam meningkatkan mutu pengajaran bahasa Inggris agar lebih berkualitas . Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini , semoga potensi dan kualitas pengajaran bahasa Inggris akan semakin membaik . Terima kasih atas perhatiannya , akhir kata saya ucapkan Wassalamualaikum wr.wb .

     
  • Pada 24 Januari 2010 01.13 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Salam sajahtera untuk kita semua.

    Puji syukur senantiasa kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, serta kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita semua, sehingga kita dapat hadir disini dalam acara penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia bimbingan Bapak Arono, M.pd.
    Selanjutnya saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Arono dan rekan-rekan semua yang telah memberikan saya kesempatan untuk dapat memaparkan pidato saya yang kali ini mengangkat judul “Pengaruh Musik Terhadap Kemampuan Bahasa Inggris Anak”.
    Rekan-rekan yang berbahagia,
    Banyak media yang bisa digunakan dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Salah satunya lewat musik. Musik sangat akrab dengan dunia anak. Mulai dari anak yang masih balita hingga yang telah beranjak dewasa, semua menyukai musik. Namun perlu dijelaskan lebih dulu bahwa musik yang akan dibahas dalam pidato ini bukan musik dalam instrumen lengkap, namun hanya terfokus pada lirik lagu dengan bahasa Inggris saja.

    Lagu-lagu bahasa Inggris terkadang dapat menjadi alternatif yang cukup menghibur bila anak jenuh dengan lagu dalam negeri. Dari sekedar hobi, ternyata kebiasaan mendengarkan lagu berbahasa inggris dapat berpengaruh cukup besar dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris anak. Seorang anak yang mendengarkan lagu berbahasa inggris, biasanya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang lagu tersebut.

    Dari sekedar mencari lirik lagu, ia akan tertarik untuk mencari arti dari lirik lagu itu. Tanpa disadari, kebiasaan ini akan berpengaruh terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka. Perbendaharaan kata akan bertambah, pengucapan serta aksen bahasa Inggris akan semakin baik bila seorang anak sering mendengarkan musik berbahasa inggris.

    Meskipun dalam segi tata bahasa lagu bukanlah media yang cukup baik, namun kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menjadi jauh lebih baik. Dengan metode mendengarkan dan banyak latihan bicara, kemampuan bahasa Inggris anak dapat terus berkembang dengan baik.
    Hadirin sekalian, mengakhiri pertemuan pada hari ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas partisipasi rekan-rekan semua. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan memenuhi kriteria dalam pemenuhan tugas akhir ini. Maaf atas segala kekurangan dan kealfaan saya, pada Tuhan saya mohon ampun.

    Wassamu a’laikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 01.15 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Salam sajahtera untuk kita semua.

    Puji syukur senantiasa kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, serta kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita semua, sehingga kita dapat hadir disini dalam acara penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia bimbingan Bapak Arono, M.pd.
    Selanjutnya saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Arono dan rekan-rekan semua yang telah memberikan saya kesempatan untuk dapat memaparkan pidato saya yang kali ini mengangkat judul “Pengaruh Musik Terhadap Kemampuan Bahasa Inggris Anak”.
    Rekan-rekan yang berbahagia,
    Banyak media yang bisa digunakan dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Salah satunya lewat musik. Musik sangat akrab dengan dunia anak. Mulai dari anak yang masih balita hingga yang telah beranjak dewasa, semua menyukai musik. Namun perlu dijelaskan lebih dulu bahwa musik yang akan dibahas dalam pidato ini bukan musik dalam instrumen lengkap, namun hanya terfokus pada lirik lagu dengan bahasa Inggris saja.

    Lagu-lagu bahasa Inggris terkadang dapat menjadi alternatif yang cukup menghibur bila anak jenuh dengan lagu dalam negeri. Dari sekedar hobi, ternyata kebiasaan mendengarkan lagu berbahasa inggris dapat berpengaruh cukup besar dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris anak. Seorang anak yang mendengarkan lagu berbahasa inggris, biasanya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang lagu tersebut.

    Dari sekedar mencari lirik lagu, ia akan tertarik untuk mencari arti dari lirik lagu itu. Tanpa disadari, kebiasaan ini akan berpengaruh terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka. Perbendaharaan kata akan bertambah, pengucapan serta aksen bahasa Inggris akan semakin baik bila seorang anak sering mendengarkan musik berbahasa inggris.

    Meskipun dalam segi tata bahasa lagu bukanlah media yang cukup baik, namun kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menjadi jauh lebih baik.
    Hadirin sekalian, mengakhiri pertemuan pada hari ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas partisipasi rekan-rekan semua. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan memenuhi kriteria dalam pemenuhan tugas akhir ini. Maaf atas segala kekurangan dan kealfaan saya, pada Tuhan saya mohon ampun.

    Wassamu a’laikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 02.18 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Dian Purnamasari
    NPM : A1B009060
    PIDATO
    Assalamualakum wr.wb
    Yang terhormat Bapak-bapak, Ibu-ibu yang saya hormati dan Saudara-saudari yang saya sayangi.
    Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya serta karunianya kepada kita semua dan tidak lupa kita panjatkan salawat dan salam kepada nabi besar kita nabi Muhammad S.A.W yang telah membawa umat ke jalan yang terang benderang dari jalan yang gelap gulita seperti yang telah kita rasakan pada saat ini. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin menyampaikan sedikit tentang permasalahan kualitas bahasa Inggris di Indonesia yang sangat memprihatinkan.
    Di era globalisasi seperti saat ini kemampuan dalam berbahasa inggris sangat diperlukan. Hampir semua bidang pekerjaan menuntut seseorang untuk mampu berbahasa Inggris dengan baik. Seperti dalam dunia bisnis, seorang pebisnis bisa kehilangan kontrak kerjanya dengan perusahaan asing hanya karena kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Sehingga pebisnis bisa mengalami kerugian yang tidak sedikit. Hal itu disebabkan kurangnya kemampuan dalam bahasa Inggris. Melihat kenyataan ini tentunya kita berpikir bahwa mampu berbahasa Inggris dengan baik sangatlah penting.
    Tapi yang sangat disayangkan, di Indonesia sangat sedikit orang yang benar-benar mampu dan menguasai bahasa inggris dengan baik khususnya di provinsi Bengkulu. Hal ini dikarenakan mutu pembelajaran bahasa Inggris saat ini sangat memprihatinkan. Ini hal yang sangat penting untuk kita pikirkan bersama. Masalah ini terjadi karena metode pembelajaran yang digunakan para pengajar dalam mengajar kurang efektif.
    Seperti yang kita lihat dan rasakan saat ini, guru sering mengulang pelajaran atau sering memberikan pelajaran yang sudah pernah dipelajari oleh pelajar pada tingkat sebelumnya. Sehingga kemampuan siswa tidak kunjung meningkat melainkan jalan di tempat. Selain itu guru juga jarang menggunakan bahasa Inggris pada saat mengajar bahasa Inggris dengan alasan agar murid-muridnya mengerti tentang apa yang diajarkan. Tapi, pada kenyataannya masih banyak murid yang belum mengerti apa yang telah diajarkan dan mereka masih belum bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris, bahkan untuk memperkenalkan dirinya sekalipun.
    Para siswa sering menganggap bahwa belajar bahasa Inggris itu sulit sehingga dari awal mereka sudah tidak mempunyai memauan untuk mempelajari bahasa Inggris. Padahal kunci menuju keberhasilan berawal dari niat dan kemauan yang kuat. Hal ini terjadi tidak lain karena metode pembelajaran yang kurang efektif dan kurang menyenangkan sehingga pelajar merasa kesulitan dan malas untuk belajar bahasa Inggris. Masalah ini tentunya membuat kita khawatir.
    Untuk itu, kita sebagai pengajar atau calon pengajar harus tanggap untuk mencari cara atau metode yang tepat yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Inggris serta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para peserta didik. Kurangnya kualitas pembelajaran bahasa Inggris tentunya juga karena fasilitas pendidikan untuk mendukung metode yang efektif. Oleh karena itu, selain para guru hendaknya pemerintah juga ikut memikirkan masalah ini dan mencari solusinya.
    Saya rasa sekian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Saya minta maaf apabila dalam penyampaian terdapat kesalahan, jika ada kata-kata yang kurang berkenan saya minta maaf kepada Allah saya mohon ampun.
    Wassalamualaikum wr.wb

     
  • Pada 24 Januari 2010 02.19 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Diana Mardaleta
    NPM : A1B009061
    PRODI: BAHASA INGGRIS
    Kelas : A

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Selamat siang untuk semuanya.

    Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, Hadirin sekalian yang saya hormati.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga saya dapat berdiri di sini. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan sedikit tentang media komputer dalam pembelajaran bahasa inggris.

    Pada saat ini kebutuhan Bahasa Inggris menjadi suatu kewajiban dan keharusan yang harus dimiliki dan dipenuhi oleh siswa, guru, dan masyarakat. Kemampuan berbahasa inggris sangat diperlukan di dalam kehidupan manusia.

    Yang menjadi permasalahan dalam pendidikan dan pengajaran Bahasa Inggris adalah kurangnya tenaga pendidik yang professional dalam mengajarkan Bahasa Inggris, sarana dan prasarana pendukung pengajaran Bahasa Inggris belum memadai, pengajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah belum efektif dan efisien, dan susahnya menumbuhkan minat belajar anak untuk belajar Bahasa Inggris sebab di diri anak didik tersebut telah terdokrin bahwa belajar Bahasa Inggris itu rumit, susah untuk dimengerti, membosankan ataupun tidak menarik minat anak untuk mempelajarinya. Oleh karena itu, mereka kesulitan mempelajari Bahasa Inggris dan tidak mampu mengaplikasikannya dengan baik dan benar.

    Untuk mengatasinyaa kita memerlukan kerjasama seluruh lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal, pemerintah, guru, siswa dan masyarakat. Metode pembelajaran Bahasa Inggris juga harus diperbaiki dan diganti dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, efektif, efisien, dan kelas yang mendukung misalnya saat ini proses pembelajaran yang hanya melibatkan guru sebagai pengajar diganti dengan metode pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan media komputer dan guru sebagai motivator sehingga yang berperan aktif adalah anak didik. Metode pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan media komputer lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan proses pembelajaran guru sebagai narasumber.

    Kesimpulan dari pidato saya hari ini yaitu bahwasanya pendidikan di Indonesia saat ini memerlukan inovasi khususnya dalam pembelajaran bahasa inggris yaitu dengan menggunakan computer sebagai media pengajar kepada anak didik. Sebab komputer memiliki berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh manusia sehingga pembelajaran Bahasa Inggris lebih efektif, lebih efisien dan lebih aktif. Serta proses belajar mengajar Bahasa Inggris menjadi lebih lancar dan cepat. Sehingga dengan cara ini dapat menghasilkan generasi-generasi muda yang produktif, inovatif, dan berkompetensi tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja dan di dunia internasional.

    Saya menghimbau sebaiknya pihak-pihak yang terlibat dalam proses pendidikan di Indonesia seperti pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, peserta didik dan masyarakat harus saling bekerjasama mengatasi masalah-masalah pendidikan dan tidak saling menyalahkan agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik daripada saat ini. Dan apabila semua pihak saling membantu dan saling mendukung maka pastilah bangsa Indonesia dapat mencapai cita-cita nasional bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.

    Akhir kata, apabila ada kata-kata saya yang kurang berkenan saya mohon maaf dan kepada Allah SWT saya mohon ampun.
    Wabilahitaufik walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 02.22 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Ramadhan Fajar Arieza
    Npm : A1B009083

    Pendidikan Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, yang terhormat Bapak – bapak dan Ibu – ibu, Saudara – Saudari, Para hadirin, dan juga tak lupa juga kawan – kawan yang saya sayangi

    Pertama – tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkatNyalah kita dapat merasakan kesehatan yang wal’afiat dan dapat bertemu-bertatap muka dalam kesempatan kali ini.

    Para hadirin yang saya hormati, ijinkan saya berdiri disini untuk menyampaikan dan berbagi suatu fikiran dan suatu pokok pembicaraan yang saya kira sangat pantas untuk saya sampaikan. Adapun hal yang saya ingin utarakan saat ini adalah suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan pendidikan bahasa Inggris dalam dunia anak – anak khususnya pada anak usia dini.

    Seperti yang kita ketahui anak – anak dapat diibaratkan seperti sebuah sponge yang kecil namun dapat menyerap banyak pengetahuan di dalamnya. Memberikan pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini saat ini adalah suatu hal yang dianggap penting untuk dilakukan, karena banyak orang berpendapat bahwa memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anak usia dini sebelum menginjak masa kritis yaitu sekitar umur 11 s\d 14 tahun dapat memberikan suatu hal dan hasil yang baik.

    Namun hendaknya kita selaku orangtua dan pendidik bagi anak tahu cara bagaimana membuat anak mudah dalam mencerna pelajaran bahasa Inggris secara mudah tanpa terpaksa. Seperti memberikan metode – metode yang menarik dan mudah dicerna oleh si anak dalam menerima pelajaran tersebut adapun metode – metode itu adalah seperti belajar sambil bermain dengan tidak lupa menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan efektif. Atau metode lain seperti memasukkan anak ke Playgroup usia dini yang juga memberikan kurikulum pelajaran bahasa Inggris, tapi ada baiknya sebelum memutuskan untuk memasukkan anak ke dalam sebuah Playgroup hendaklah kita mengetahui bagaimana cara pembelajaran disana terutama dalam pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris dan juga pelajaran yang lainnya seperti bahasa nasional ( bahasa indonesia), dan juga pelajaran yang bersifat dasar ( basic ) lainnya. Karena sang anak juga mempunyai kewajiban untuk lebih mengetahui bahasa nasionalisme dan bahasanya sendiri dalam pergaulan. Karena jika kita salah langkah maka pelajaran bahasa inggris yang kita beri kepada anak akan menjadi suatu hal yang negatif seperti Cross Association yaitu dimana kata – kata dalam pergaulan anak dapat bercampur dengan bahasa asing dan hal ini dapat mempengaruhi pergaulannya dan dapat membuat kemampuan perkembangan bahasanya terganggu. Karena seorang anak yang mempelajari dua bahasa tentu tidak akan menguasai dua bahasa itu dengan sama baiknya. Oleh karena itu jangan tunjukkan sifat memaksa kepada anak, biarkanlah si anak menerima metode – metode kreatif dari pembelajaran bahasa Inggris secara alami dan mengalir dan tuntun si anak seperti menjawab semua pertanyaan yang dia lontarkan dengan kalimat yang mudah dimengerti.
    Akhir kata saya ingin menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini adalah suatu hal yang bersifat dinamis. Sehingga bisa dipastikan akan mengalami perubahan – perubahan. Namun tugas orangtua sebagai pendidik yaitu tetap sama yaitu membantu perkembangan dan penggunaanya melalui perencanaan, pembimbingan, dan penyediaan sarana yang penunjang yang memadai serta memberi tujuan yang bersifat membangun dan tidak memaksa. Karena memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anak usia dini akan menjadi sia – sia jika tidak dilakukan secara berkesinambungan.

    Saya rasa sekian saja pidato singkat dari saya, saya mohon maaf apabila dalam hal menyampaikan masih terdapat kesalahan atau kata – kata yang kurang berkenaan dan kepada Allah SWT saya mohon ampun. Wassalamualaikum Wr – Wb.

     
  • Pada 24 Januari 2010 17.51 , Anonymous Anonim mengatakan...

    nama : rosa falina
    npm : A1B009087

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

    Yang terhormat Bapak Arono, serta teman-teman yang saya cintai.

    Mengawali pidato ini, perkenankan saya mengajak seluruh hadirin mengungkapkan rasa syukur, karena berkat rahmat dan karunia Allah Subhanahu Wata’ala, kita dapat hadir disini.

    Dalam kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pidato yang berjudul meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa inggris.

    Saat ini banyak siswa yang merasa malas dan bosan untuk mempelajari bahasa inggris. Hal ini di sebabkan oleh cara mengajar guru yang membuat siswa kesulitan memahami pelajaran dan membuat siswa menjadi bosan.
    Jika siswa sudah merasa malas dan bosan untuk mempelajari bahasa inggris, apapun yang di ajarkan oleh guru tidak akan bias di pahami dan di mengerti oleh siswa dan membuat pelajaran ini menjadi pelajaran yang susah.
    Untuk itu, pendidik bahasa inggris harus memperhatikan sistem pengajaran agar tidak membuat para siswa bosan sehingga mereka malas dan menganggap susah pelajaran bahasa inggris.
    Saat ini banyak siswa yang menganggap bahsa inggris adalah salah satu pelajaran yang sulit dan membosankan. Tidak sedikit siswa yang membenci pelajaran ini, bahkan ada beberapa siswa yang keluar saat pelajaran ini. Salah satu faktor yang menyebabkan siswa itu melakukan hal itu adalah karena bosan belajar bahasa inggris dan rendahnya minat siswa terhadap pelajaran ini. Padahal bahasa inggris merupakan salah satu pelajaran yang di UANkan sehingga mereka harus dapat menguasai pelajaran ini agar dapat mengerjakan soal-soal ujian.
    Penyebab dari kurangnya minat siswa dalam pengajaran bahasa inggris adalah cara guru menyampaikan materi pelajaran yang cenderung menggunakan metode ceramah yang dipergunakan untuk penyampaian materi, penekanan proses pembelajaran lebih terfokus pada aspek penguasaan pengetahuan tentang bahasa inggris, cara belajar yang bersifat formal dan kaku, proses pembelajaran yang digunakan guru lebih mengarah pada isi buku teks yang telah ditentukan sehingga membuat siswa relative pasif dan bosan.
    Selain itu terdapat masalah lain yang membuat siswa merasa bahasa inggris adalah pelajaran yang susah. Masalah itu antara lain, jarangnya guru berbicara bahasa inggris didalam kelas. Hal ini dirasakan menghambat para siswa karena mereka jadi tidak terbiasa mendengar orang lain berbahasa inggris. Pelajaran yang terlalu ditekankan pada tata bahasa tetapi siswa jarang diberi arahan mengenai bagaimana dan apa fungsi unsur-unsur tata bahasa yang mereka pelajari tersebut. Hal ini membuat siswa mengetahui pola tata bahasa tetapi, siswa tidak mengetahui kapan struktur tersebut harus digunakan dan bagaimana pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal bahasa inggris sama seperti bahasa Indonesia akan lebih bermanfaat jika dapat digunakan dan diaplikasikan meskipun tidak terlalu menguasainya. Kosa kata yang di ajarkan tidak terlalu berguna dalam percakapan sehari-hari.
    Adapun yang dapat dilakukan agar siswa tidak bosan terhadap peajaran bahasa inggris adalah dengan menciptakan suasana menyenangkan. Pendidik dapat mengajak siswa menonton film berbahasa inggris saat pelajaran review lalu menyuruh siswa untuk meriview kembali film tersebut, mencari unsur intrinsiknya dan menambah kosa kata siswa dengan kata yang digunakan pada film tersebut. Pendidik juga bias mengajak siswa bermain scrable setiap sebulan sekali untuk menambah kosa kata bahasa inggris dan menghindarkan siswa dari kejenuhan belajar bahasa inggris.

    Demikianlah pidato saya kali ini, lebih dan kurang saya minta maaf, kepada Allah saya mohon ampun.

    Assalum’alaikum wr. wb.

     
  • Pada 24 Januari 2010 18.44 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Hardiana Mutmainnah
    NPM : A1B009070
    Prodi : Pendidikan Bahasa Inggris
    Kelas : A

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Saudara-saudara seperjuangan, terutama pemuda dan pelajar sebagai tunas-tunas bangsa.

    Alhamdulillah, dengan iringan rahmat dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa kita semua dapat bertemu pada forum ini, tiada lain unk memperingati bulan bahasa.

    Hari ini kita bersama-sama memperingati bulan bahasa. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada zaman globalisasi saat ini banyak masyarakat Indonesia yang lebih banyak menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Hal ini disebabkan karena masyarakat dituntut untuk menjadi manusia yang berkualitas dan mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa asing terutama Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Bahasa Inggris adalah bahasa pengantar internasional. Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi secara global oleh penduduk dunia. Keahlian berbahasa Inggris ini diperlukan untuk menguasai ilmu pengetahuan, memiliki pergaulan luas dan karir yang baik. Hal ini membuat semua orang dari berbagai kalangan termotivasi untuk mengusai Bahasa Inggris.

    Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, khususnya para pemuda dan pelajar.

    Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan bahasa Indonesia. Perkembangan bahasa Indonesia mengalami kemunduran karena adanya dampak globalisasi yang membuat masyarakat lebih tertarik mempelajari bahasa Inggris daripada mempelajari bahasa Indonesia dan pengaruh budaya dari negara-negara besar, seperti Amerika Serikat. Pengaruh yang ada telah membuat bahasa Indonesia terpinggirkan, bahkan di negaranya sendiri, di kalangan masyarakat dan pelajar. Masyarakat kita menyepelekan bahasa Indonesia dan mengagungkan bahasa-bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Spanyol, Jepang, Arab, Perancis atau Mandarin. Keadaan yang begitu berlawanan dengan sejarah awal perkembangan bahasa Indonesia, saat para pemuda dan rakyat Indonesia dulu sangat menjunjung nilai-nilai kebangsaan dan budaya bangsa. Satu hal yang menjadi ironi lagi adalah bahwa kasus ketidaklulusan ujian nasional pelajar kita adalah karena menyepelekan pelajaran bahasa Indonesia yang menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan.

    Faktor yang menjadi penyebab kemunduran bahasa Indonesia selain globalisasi adalah karena masyarakat kita sendiri yang enggan mempelajari bahasa Indonesia. Masyarakat kita beranggapan bahwa tidak penting untuk mempelajari bahasa Indonesia karena mereka berpikir mereka sudah cukup mampu untuk berkomunikasi dengan bahasa Indonesia di negeri ini. Namun, faktanya ternyata penggunaan bahasa Indonesia di sini masih begitu amburadul. Bahkan, masyarakat Indonesia banyak yang asing dengan kosa kata yang baku dan lebih akrab dengan kosakata bahasa Inggris.

    Demikianlah saudara-saudara, hendaknya kita semua memahami tentang pentingnya menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi adalah demi mempertahankan keberadaan bahasa Indonesia. Pada bulan bahasa ini saya ingin mengatakan pada hakikatnya bahasa suatu bangsa merupakan pencerminan diri dari bangsa tersebut. Maka, agar bangsa Indonesia tidak kehilangan identitasnya saya menghimbau pada saudara-saudara agar terus melestarikan bahsa Indonesia. Dengan cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan terus mempelajari bahasa Indonesia.

    Dan saya rasa cukup sekian yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan hari ini. Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan pada saya hari ini dan saya mohon maaf jika pada pidato kali ini ada yang kurang berkenan. Akhir kata terus kembangkan bahasa Indonesia dan gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

    Wabillaahit taufiq walhidayah.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

     
  • Pada 24 Januari 2010 20.04 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Septi Anggiarani
    NPM : A1B009089


    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Salam sajahtera untuk kita semua.

    Puji syukur senantiasa kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, serta kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita semua, sehingga kita dapat hadir disini dalam acara penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia bimbingan Bapak Arono, M.pd.
    Selanjutnya saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Arono dan rekan-rekan semua yang telah memberikan saya kesempatan untuk dapat memaparkan pidato saya yang kali ini mengangkat judul “Pengaruh Musik Terhadap Kemampuan Bahasa Inggris Anak”.
    Rekan-rekan yang berbahagia,
    Banyak media yang bisa digunakan dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Salah satunya lewat musik. Musik sangat akrab dengan dunia anak. Mulai dari anak yang masih balita hingga yang telah beranjak dewasa, semua menyukai musik. Namun perlu dijelaskan lebih dulu bahwa musik yang akan dibahas dalam pidato ini bukan musik dalam instrumen lengkap, namun hanya terfokus pada lirik lagu dengan bahasa Inggris saja.

    Lagu-lagu bahasa Inggris terkadang dapat menjadi alternatif yang cukup menghibur bila anak jenuh dengan lagu dalam negeri. Dari sekedar hobi, ternyata kebiasaan mendengarkan lagu berbahasa inggris dapat berpengaruh cukup besar dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris anak. Seorang anak yang mendengarkan lagu berbahasa inggris, biasanya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang lagu tersebut.

    Dari sekedar mencari lirik lagu, ia akan tertarik untuk mencari arti dari lirik lagu itu. Tanpa disadari, kebiasaan ini akan berpengaruh terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka. Perbendaharaan kata akan bertambah, pengucapan serta aksen bahasa Inggris akan semakin baik bila seorang anak sering mendengarkan musik berbahasa inggris.

    Meskipun dalam segi tata bahasa lagu bukanlah media yang cukup baik, namun kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menjadi jauh lebih baik.
    Hadirin sekalian, mengakhiri pertemuan pada hari ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas partisipasi rekan-rekan semua. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan memenuhi kriteria dalam pemenuhan tugas akhir ini. Maaf atas segala kekurangan dan kealfaan saya, pada Tuhan saya mohon ampun.

    Wassamu a’laikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 20.06 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Septi Anggiarani
    NPM : A1B009089


    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Salam sajahtera untuk kita semua.

    Puji syukur senantiasa kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, serta kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita semua, sehingga kita dapat hadir disini dalam acara penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia bimbingan Bapak Arono, M.pd.
    Selanjutnya saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Arono dan rekan-rekan semua yang telah memberikan saya kesempatan untuk dapat memaparkan pidato saya yang kali ini mengangkat judul “Pengaruh Musik Terhadap Kemampuan Bahasa Inggris Anak”.
    Rekan-rekan yang berbahagia,
    Banyak media yang bisa digunakan dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Salah satunya lewat musik. Musik sangat akrab dengan dunia anak. Mulai dari anak yang masih balita hingga yang telah beranjak dewasa, semua menyukai musik. Namun perlu dijelaskan lebih dulu bahwa musik yang akan dibahas dalam pidato ini bukan musik dalam instrumen lengkap, namun hanya terfokus pada lirik lagu dengan bahasa Inggris saja.

    Lagu-lagu bahasa Inggris terkadang dapat menjadi alternatif yang cukup menghibur bila anak jenuh dengan lagu dalam negeri. Dari sekedar hobi, ternyata kebiasaan mendengarkan lagu berbahasa inggris dapat berpengaruh cukup besar dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris anak. Seorang anak yang mendengarkan lagu berbahasa inggris, biasanya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang lagu tersebut.

    Dari sekedar mencari lirik lagu, ia akan tertarik untuk mencari arti dari lirik lagu itu. Tanpa disadari, kebiasaan ini akan berpengaruh terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka. Perbendaharaan kata akan bertambah, pengucapan serta aksen bahasa Inggris akan semakin baik bila seorang anak sering mendengarkan musik berbahasa inggris.

    Meskipun dalam segi tata bahasa lagu bukanlah media yang cukup baik, namun kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menjadi jauh lebih baik.
    Hadirin sekalian, mengakhiri pertemuan pada hari ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas partisipasi rekan-rekan semua. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat dan memenuhi kriteria dalam pemenuhan tugas akhir ini. Maaf atas segala kekurangan dan kealfaan saya, pada Tuhan saya mohon ampun.

    Wassamu a’laikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 20.36 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Selamat pagi dan salam sejahtera,
    Yang terhormat Bapak Arono selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia Universitas Bengkulu
    Teman-teman yang saya cintai

    Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt. yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk hadir dalam rangka penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah bahasa Indonesia

    Hadirin yang berbahagia, Era globalisasi sekarang ini memberikan dampak positif bagi kehidupan. Kehidupan di era globalisasi secara tidak langsung menjadikan manusia yang cerdas. Era globalisasi di tandai dengan adanya teknologi-teknologi canggih, pola pikir manusia yang kritis, dan kehidupan yang semakin modern. Salah satu faktor yang mendukung kehidupan kita di era globalisasi ini adalah kemampuan berbahasa inggris.
    Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Kemampuan berbahasa Inggris di era globalisasi ini sangat diperhitungkan. Dengan berbahasa Inggris, kita dapat memperkecil kesulitan kita dalam berkomunikasi di zaman sekarang ini. Banyak teknologi canggih sekarang ini yang menggunakan istilah-istilah bahasa Inggris, turis-turis mancanegara berdatangan ke Indonesia. Jadi, dengan menguasai bahasa Inggris di zaman globalisasi ini kita akan mendapat keuntungan.
    Saudara-saudara sekalian, adapun indicator-indikator yang menghubungkan pendidikan bahasa Inggris dengan era globalisasi adalah, sebagai berikut :
    1
    1. Teknologi-teknilogi Canggih

    2. Turis-turis Mancanegara
    .
    3. Maraknya Beasiswa-beasiswa ke Luar Negeri

    4 Pekerjaan di Luar Negeri yang Menjanjikan


    Demikianlah pidato dari saya,lebih dan kurang saya minta maaf dan semoga yang mendengar mendapat manfaat.
    wassalamssss



    nama : Tenny Meytalis
    npm : A1B009092
    kelas : A

     
  • Pada 24 Januari 2010 20.43 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Viyola Rosaliya
    NPM : A1B009095

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Selamat pagi dan salam sejahtera,
    Yang terhormat Bapak Arono selaku dosen pembimbing mata kuliah bahasa Indonesia UniversitasBengkulu
    Teman-teman yang saya cintai

    Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt. yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk hadir dalam rangka penyampaian pidato sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah bahasa Indonesia.
    Hadirin yang berbahagia, bahasa Inggris. Hampir setiap orang mungkin sudah mengenal dan mengetahui eksistensi dari bahasa ini. Keberadaannya sebagai bahasa global membuat bahasa Inggris menjadi suatu elemen penting dalam arus kehidupan kita. Dari banyak fakta yang bisa kita lihat yaitu salah satu daintaranya bahasa Inggris merupakan bahasa internasional, bahasa ini digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia, baik sebagai bahasa utama maupun bahasa pendukung.
    Dari fakta tersebut, jelaslah bahwa setiap orang perlu mempelajari bahasa Inggris terutama dalam mengahadapi era globalisasi. Pembelajaran tidaklah maksimal dan berkembang tanpa sarana pendukung. Komputer dan sistemnya merupakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran bahasa Inggris.
    Media pembelajaran harus meningkatkan motivasi pembelajar. Penggunaan media mempunyai tujuan memberikan motivasi kepada pembelajar. Selain itu, media juga harus merangsang pembelajar mengingat apa yang sudah dipelajari selain memberikan rangsangan belajar baru. Media yang baik juga akan mengaktifkan pembelajar dalam memberikan tanggapan, umpan balik, dan juga mendorong pembelajar untuk melakukan praktik-praktik dengan benar.
    Penggunaan komputer dalam proses belajar bahasa membuat peserta didik dapat melakukan kontrol terhadap aktivitas belajarnya. Penggunaan komputer memberi keleluasaan terhadap siswa untuk menentukan kecepatan belajar dan memilih urutan belajar sesuai kebutuhan. Kemampuan komputer untuk menayangkan kembali informasi yang diperlukan oleh pemakainya, dapat membantu peserta didik yang memiliki kecepatan belajar lambat. Dengan kata lain, komputer dapat menciptakan suasana belajar yang efektif bagi peserta didik yang lambat, tetapi juga dapat memacu efektivitas belajar bagi peserta didik yang lebih cepat.
    Yang paling penting dalam program pembelajaran bahasa Inggris harus terintegrasi, bukan merupakan program tambahan. Guru harus terlibat langsung program tersebut. Pembelajaran integratif memberi penekan pada pengintegrasian berbagai ketrampilan berbahasa, mendengarkan, berbicara, menulis, membaca, dan mengintegrasikan teknologi secara lebih penuh pada pembelajaran.

    Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan.
    Terima kasih atas perhatian hadirin.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

     
  • Pada 24 Januari 2010 21.06 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Rita Purnama Sari
    NPM : A1B009084

    Assallamualaikum Wr.Wb.
    Yang saya hormati, Bapak Arono M.Pd selaku dosen Bahasa Indonesia.
    Yang saya banggakan, teman-teman sekalian.
    Puji syukur kita ucapkan kepada Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-Nya pada hari ini kita diberi kesehatan,keselamatan, dan kesempatan untuk berkumpul dikelas ini.Tak lupa pula,shalawat beriring salam selalu kita limpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW,yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam terang benderang yang penuh ilmu seperti yang kita rasakan saat ini.
    Dalam dunia pendidikan saat ini, bahasa inggris sudah menjadi pelajaran umum disekolah-sekolah.Hal ini dikarenakan bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang sudah mendunia.Bahasa inggris sangat penting bagi kemajuan para pelajar saat ini.Untuk itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar bahasa inggris.
    Salah satu tujuan pembelajaran bahasa inggris adalah mengembangkan kemampuan berkomuikasi dengan bahasa inggris dalam bentuk lisan maupun tulisan.Kemampuan berkomunikasi ini meliputi mendengarkan (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing).Keemapt hal itu diharapkla mampu mempersiapkan dan membekali semua pelajar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja terutama dibidang yang membutuhkan keterampilan berbahasa inggris.
    Untuk mencapai tujuan pembelajaran bahasa inggris seperti yang tercantum dalam sebuah kurikulum disekolah,semua aspek dan komponen yang terlibat dalam proses belajar mengajar bahasa inggris harus turut memberikan dukungan dan motivasi.Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan karateristik yang berbeda-beda,komponen yang terkait tersebut harus berupaya meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar bahasa inggri.
    Secara umum tidak semua sekolah dapat dengan mudah mencapaai tujuan pembelajaran bahasa inggris sesuai dengan yang tercantum dalam sebuah kurikulum.Masing-masing sekolah menemukan masalah yang berbeda-beda dalam mencapai tujuan tersebut.Dengan memeperhatikan kesulitan-ksulitan yang dihadapi dan solusi yang diperlukan untuk mengatasinya,maka perlu ada upaya untuk meningkatkan kefektifan dan efisiensi dalam pembelajaran bahasa inggris disetiap sekolah.
    Ada beberapa faktor yang turut berperan dalam upaya peningkatan keefektifan pembelajaran bahasa inggris di sekolah.Faktor-faktor tersebut adalah : guru, siswa, materi yang diajarkan, teknik penyampaian materi, waktu, dan fasilitas yang tersedia.Sedangkan efisiensi berhubungan dengan semua factor yang ada selama proses belajar mengajar.Selain berhubungan dengan factor-faktor yang terlibat dalam prose belajar mengajar, pembelajaran bahasa inggris juga berhubungan dengan empat macam keterampilan bahasa yaitu listening, speaking, reading, dan writing.
    Hanya itu yang dapat saya sampaikan.Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.Lebih dan kurang saya mohon maaf,pada Allah saya mohon ampun.
    Wassallamualaikum Wr.Wb.

     
  • Pada 27 Januari 2010 18.26 , Blogger Profesor mengatakan...

    Nama : Rahmat Hidayat
    NPM : A1B009082

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Salam sejahtera untuk pendengar semuanya. Pertama-tama marilah kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT. Karena atas rahmat-Nya kita masih bisa berada di sini. Hadirin yang terhormat, Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional. Hampir semua aspek atau bidang kehidupan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, baik bidang kesehatan, kewirausahaan, bahkan pendidikan. Hal ini menuntut semua orang untuk dapat lancar berbahasa Inggris, demikian halnya dengan anak penyandang autisme.
    Berdasarkan penilitian para ahli psikologi, anak autisme lebih cepat dalam memahami bahasa inggris daripada bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD. Hal ini dikarenakan bahasa Inggris tidak memerlukan kaidah-kaidah yang lengkap seperti bahasa Indonesia. Para ahli juga mengatakan bahwa anak autisme lebih membutuhkan kecakapan dalam berbahasa Inggris. Kecakapan tersebut dapat membuat anak autisme lebih mudah diterima dilingkungan tempat mereka berada.
    Permasalahannya, para ahli pendidikan di Indonesia belum menyadari peluang baik ini. Padahal dengan memasukan anak autisme ke lembaga pendidikan bilingual
    ( internasional ) dapat membantu mengembangkan kemampuan intelektual anak autisme. Jadi perlu ditekankan sekali lagi bahwa bahasa Inggris sangat memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan anak autisme. Demikianlah pidato singkat dari saya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

     

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda