PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA

ILMU ILMIAH ALAMIAH

Senin, 26 April 2010

Tulislah paragraf argumentasi dan paragraf eksposisi dengan tema ekonomi dalam komentar di bawah ini!

Tugas ini merupakan tugas menulis bahasa Indonesia bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Semester II Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu.

22 Komentar:

  • Pada 29 April 2010 23.09 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Widya Rusti
    NPM : C1A009008

    Paragraf Argumentasi

    Penyebab Kemampuan Menabung Kecil
    Kemampuan menabung kecil karena pendapatan riil yang rendah dalam masyarakat.Pendapatan rendah karena rendahnya tingkat produktivitas. Rendahnya tingkat produktivitas karena kekurangan modal atau peralatan modal, dan kekurangan modal ini adalah akibat dari kemampuan menabung kecil, dan seterusnya. Ini merupakan suatu lingkaran sebab akibat yang tidak berujung pangkal.

    Paragraf Eksposisi

    Dampak SDA Terhadap Kehidupan Manusia
    Keterbelakangan sumber daya alam merupakan penyebab sekaligus akibat keterbelakangan manusia. Untuk mengewmbangkan SDA yang dimiliki, harus ada tenaga kerja yang mempunyai keahlian untuk memimpn dan melaksanakan berbagai macam kegiatan ekonomi. Dinegara berkembang kekayaan alam belum sepenuhnya diusahakan dan dikembangkan karena tingkat pendidikan masyarakat masih relatif rendah, karena kurangnya tenaga ahli yang diperlukan, dan karena terbatasnya mobilitas sumber-sumber daya. Karena SDA belum sepenuhnya dikembangkan, maka tingkat pembangunan masyarakat tersebut adalah rendah, dan membatasi kemampuannya untuk mempertinggi tingkat pengetahuan dan keahlian penduduknya.

     
  • Pada 29 April 2010 23.53 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Yesi Fajriati
    NPM : C1A009064

    Paragraf Argumentasi
    Dampak Inflasi Terhadap Perekonomian
    Inflasi merupakan suatu hal yang wajar dan tidak dapat dihindari oleh setiap negara. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembangunan selalu dikeluarkan pembiayaan yang besar untuk membangun industri dan proyek pembangunan lainnya. Akibatnya tidak dapat dicapai keseimbangan antara jumlah persediaan barang dengan jumlah uang yang beredar. Inflasi yang tidak terkendali akan membawa dampak yang negatif, seperti kurangnya hasrat untuk berinvestasi, banyaknya usaha yang spekulasi terhadap barang-barang kebutuhan masyarakat, mengurangi tabungan, dan memacetkan usaha. Oleh karena itu pemerintah perlu mengambil kebijakan agar efek negatif inflasi bisa dihindari, seperti melakukan kebijakan moneter, fiskal, dan non moneter. Dan kebijakan-kebijakan tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dalam masa inflasi juga hendaknya pemerintah bisa menekan pengeluarannya atau melakukan penghematan dan menaikkan pajak.

    Paragraf Eksposisi

    Pengertian Inflasi
    Inflasi salah-satu istilah yang ada di dalam perekonomian yang sering sekali dibicarakan pleh pakar ekonomi. Inflasi adalah naiknya harga-harga barang secara keseluruhan. Banyak penyebab terjadinya inflasi, salah-satunya pencetakan uang yang berlebihan sehingga jumlah uang lebih banyak dari pada jumlah barang yang tersediah. Hal ini menyebabkan harga-harga barang menjadi mahal.

     
  • Pada 1 Mei 2010 00.28 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama: Wasty Mirnawaty Sihaloho
    NPM : C1A009060

    Paragraf Argumentasi

    Pendapat Sejumlah Kaum tentang Globalisasi

    Ada banyak orang mengatakan bahwa globalisasi itu telah merusak sistem ekonomi Indonesia. Globalisasi kini tengah menghantar Sistem Ekonomi Pancasila yang dimiliki Indonesia ke Sistem Ekonomi Kapitalisme. Ada juga mengatakan banhwa globalisasi membuat jaringan kerja dan media penyaluran sistem ekonomi menjadi luas.Tentu saja ini sangat bermanfaat pada besarnya peluang Indonesia untuk ikut serta dalam sistem ekonomi Internasional. Tapi pada dasarnya baik atau buruk globalisasi itu yang pasti itu semua tergantung pada bagaimana batasan dan aturan mengenai globalisasi itu sendiri.

    Paragraf Eksposisi

    Perbedaan Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal

    Dalam menngatur stabilitas uang dan peredarannya dalam masyarakat ada dua kebijakan yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
    Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dibuat dalam lembaga keuangan bank. Kebijakan ini tentang bagaimana menarik uang yang beredar dengan menaikkan tingkat suku bunga serta kebijakan lainnya. Akan tetapi, kebijakan fiskal adalah kebijakan yang mengatur pendapatan dan pengeluaran belanja negara. Apabila uang beredar banyak dalam masyarakat maka pemerintah akan menaikkan pajak.

     
  • Pada 1 Mei 2010 00.31 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama: Wasty Mirnawaty Sihaloho
    NPM : C1A009060

    Paragraf Argumentasi

    Pendapat Sejumlah Kaum tentang Globalisasi

    Ada banyak orang mengatakan bahwa globalisasi itu telah merusak sistem ekonomi Indonesia. Globalisasi kini tengah menghantar Sistem Ekonomi Pancasila yang dimiliki Indonesia ke Sistem Ekonomi Kapitalisme. Ada juga mengatakan banhwa globalisasi membuat jaringan kerja dan media penyaluran sistem ekonomi menjadi luas.Tentu saja ini sangat bermanfaat pada besarnya peluang Indonesia untuk ikut serta dalam sistem ekonomi Internasional. Tapi pada dasarnya baik atau buruk globalisasi itu yang pasti itu semua tergantung pada bagaimana batasan dan aturan mengenai globalisasi itu sendiri.

    Paragraf Eksposisi

    Perbedaan Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal

    Dalam menngatur stabilitas uang dan peredarannya dalam masyarakat ada dua kebijakan yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
    Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dibuat dalam lembaga keuangan bank. Kebijakan ini tentang bagaimana menarik uang yang beredar dengan menaikkan tingkat suku bunga serta kebijakan lainnya. Akan tetapi, kebijakan fiskal adalah kebijakan yang mengatur pendapatan dan pengeluaran belanja negara. Apabila uang beredar banyak dalam masyarakat maka pemerintah akan menaikkan pajak.

     
  • Pada 1 Mei 2010 00.45 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA:EKANSIS NAIBAHO
    NPM: C1A009026
    PRODI: ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN
    1. PARAGRAF EKSPOSISI
    Dampak Inflasi
    Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga- harga secara umum. Inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontiniu.Inflasi sering juga terjadi di negara-negara berkembang.Inflasi mempunyai dampak yang positif dan negatif.Dampak inflasi yang positif adalah peredaran barang lebih cepat, kesempatan kerja bertambah,pendapatan nominal bertambah.Sedangkan dampak inflasi yang negatif adalah harga-harga barang dan jasa naik,kesadaran masyarakat menabung kurang,banyak proyek pembangunan macet.

    2.PARAGRAF ARGUMENTASI
    Pengaruh Perdagangan Bebas
    Perdagangan bebas merupakan penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor maupun impor.Perdagangan bebas tidak mempunyai hambatan perdagangan antar individu-individu perusahaan-perusahaan berada dinegara yang berbeda.Perdagangan bebas dapat menimbulkan tingkat pengangguran yang tinggi,banyak pengusaha- pengusaha kecil maupun yang besar tersingkir akibat kalah saing dengan perusahaan asing. Misalnya Produk Indonesia terancam bangkrut akibat perdagangan bebas dengan Cina. Sekarang saja, ketika produk Cina masih dikenakan bea masuk lima persen, harga barang dari negara Tirai Bambu itu masih lebih murah dibanding produk dalam negeri.Jadi perdagangan bebas itu dapat menciptakan hambatan-hambatan baru karena dapat merugikan perusahaan-perusahaan kecil maupun yang besar yang ada di dalam negeri.

     
  • Pada 1 Mei 2010 01.43 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama :Sitri Ropanalia
    Npm :C1A009052
    Prodi:Ekonomi Pembangunan

    Paragraf Eksposisi
    Perekonomian di Indonesia

    Indonesia marupakan salah satu negara berkembang yang memiliki banyak sumber daya alam.dengan kata lain,Indonesia kaya akan sumber daya alam nya.tetapi dalam sistem perekonomiannya,Indonesia masih tergolong rendah jika di bandingkan dengan negara luar seperti Malaysia,Singapura,dan negara-negara lainnya.Masih banyak terdapat pengangguran,kemiskinan dan pendidikan yang rendah,yang tentu saja akan berdampak meningkatnya kriminalitas di Indonesia.ini di buktikan dengan meningkatnya pengangguran pada tahun 2010 yang diperkirakan telah mencapai 10% dari tahun lalu dan peningkatan kasus kriminal pada tahun 2010 diperkirakan sebesar 209.673 kasus jika di bandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar 196.931 kasus.ini semua menyebapkan rendahnya perekonomian di Indonesia.

    Paragraf Argumentasi

    Lambannya Pembangunan di Indonesia

    pembangunan ekonomi di negara indonesia berjalan dengan sangatlah lamban.bagaimana tidak,dana pajak yang seharusnya dapat di gunakan untuk biaya pembangunan,di selewengkan dan di gunakan untuk kepentingan pribadi orang-orang yang tidak bertanggung jawab.mungkin kita semua sudah sama-sama tau kasus-kasus korupsi yang sudah sekian lama terjadi baru terungkap pada tahun 2010.seperti kasus penggelapan pajak yang di lakukan oleh Gayus Tambunan dan mungkin banyak lagi pelaku korupsi lain nya yang belum terungkap,jika kesadaran akan pembangunan masih belum ada,maka dapat di pastikan nasib negara indonesia akan semakin mengarah kepada kehancuran.

     
  • Pada 1 Mei 2010 01.47 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : andrika sofian
    Npm : c1a009002
    Fakultas : ekonomi
    Jususan : studi penbangunan


    Tugas bahasa Indonesia membuat paragrap eksposisi dan argumentasi

    1. paragraf eksposisi

    Uang Karatal dan Uang Giral

    Uang merupakan alat tukar atau alat jual beli yang digunakan manusia pada zaman modren seperti saat ini, setiap Negara memiliki mata uang yang berbeda-beda setiap mata uang digunakan untuk transaksi di Negaranya masing-masing . karena pada saat ini kita tidak mungkin lagi melakukan sistem barter seperti zaman dahulu, uang terdiri dari dua jenis , uang kartal dan uang giral. Uangf kartal yaitu, uang yang di gunakan untuk membeli/memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu uang kertas dan uang logam, sedangkan uang giral merupakan uang yang digunakan untuk transaksi yang lumayan besar biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau lebih bersifat jangka panjang yaitu surat-surat berharga contoh: cek, kartu kredit, buku tabungan, saham dan lain sebagainya.


    2. paragraf argumentasi

    Penggunaan Uang Karatal dan Uang Giral

    Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari manusia mutlak harus menggunakan uang. Baik itu uang kartal maupun uang giral. di dalam melakukan transaksi jual beli, naik kendaraan umum, usaha jasa dan lain sebagainya kita selalu menggunakan uang. Menurut saya penggunaan uang kartal dan uang giral ini dapat juga membedakan Negara tersebut , sebagai Negara maju atau Negara berkembang. Apabila di Negara tersebut di dalam melakukan transaksi banyak menggunakan uang kartal ( logam dan krtas) di bandingkan dengan uang giral (cek,ksrtu kredit, saham dll) maka Negara tersebut dapat dikatakan Negara berkembang. Sebaliknya Apabila di Negara tersebut di dalam melakukan transaksi banyak menggunakan uang giral (cek,ksrtu kredit, saham dll) di bandingkan uang kartal ( logam dan krtas) maka Negara tersebut dapat dikatakan Negara maju. Contohnya saja di Negara kita masih banyak sekali menggunakan uang kartal ini di karnakan perekonomian dan teknologi di Negara kita masih renda, sedangkan di Negara maju di dalam melakukan transaksi orang cukup hanya membawah sebuah kartu kredit, nisalnya di amerika, inggris dan jerman ini di karnakan perekonomian dan teknologi di Negara mereka sudah modern.

     
  • Pada 1 Mei 2010 06.06 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Paragraf Eksposisi
    Jenis-jenis Pengangguran
    Berdasarkan kepada ciri pengangguran yang berlaku, penganguran dapat digolongkan sebagai berikut: pengangguran terbuka, pengangguran tersembunyi, pengangguran bermusim, dan setengah pengangguran. Pengangguran terbuka yaitu pengangguran yang akibat pertambahan lowongan pekerjaan yang lebih rendah dari pertambahan tenaga kerja. Pengangguran tersembunyi yaitu pengangguran dari wujud sektor pertanian atau jasa. Pengangguran bermusim yaitu pengangguran yang terdapat di sektor pertanian dan perikanan, sedangkan pengangguran setengah menganggur terjadi karena di negara-negara berkembang penghijrahan atau migrasi dari desa ke kota adalah sangat pesat. Sebagai akibatnya tidak semua orang yang pindah ke kota dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah.

    Paragraf Argumentasi
    Tingkat Kemiskinan
    Di negara sedang berkembang, indeks tingkat kemiskinan yang didefinisikan sebagai proporsi masyarakat dengan pendapatan kurang dari US$ 1 per hari berdasarkan harga prioritas daya beli menurun 28,3% pada tahun 1987 menjadi 24% pada tahun 1998. Penurunan angka kemiskinan tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk, dan banyak kaum miskin di negara berkembang meningkat sekitar 160 juta antara tahun 1987 dan 1998. Pada akhir abad ke dua puluh masalah kemiskinan meningkat pada banyak negara, terutama di Asia Tenggara yang secara langsung berpengaruh pada krisis finansial 1997.

     
  • Pada 1 Mei 2010 06.08 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Paragraf Eksposisi
    Jenis-jenis Pengangguran
    Berdasarkan kepada ciri pengangguran yang berlaku, penganguran dapat digolongkan sebagai berikut: pengangguran terbuka, pengangguran tersembunyi, pengangguran bermusim, dan setengah pengangguran. Pengangguran terbuka yaitu pengangguran yang akibat pertambahan lowongan pekerjaan yang lebih rendah dari pertambahan tenaga kerja. Pengangguran tersembunyi yaitu pengangguran dari wujud sektor pertanian atau jasa. Pengangguran bermusim yaitu pengangguran yang terdapat di sektor pertanian dan perikanan, sedangkan pengangguran setengah menganggur terjadi karena di negara-negara berkembang penghijrahan atau migrasi dari desa ke kota adalah sangat pesat. Sebagai akibatnya tidak semua orang yang pindah ke kota dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah.

    Paragraf Argumentasi
    Tingkat Kemiskinan
    Di negara sedang berkembang, indeks tingkat kemiskinan yang didefinisikan sebagai proporsi masyarakat dengan pendapatan kurang dari US$ 1 per hari berdasarkan harga prioritas daya beli menurun 28,3% pada tahun 1987 menjadi 24% pada tahun 1998. Penurunan angka kemiskinan tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk, dan banyak kaum miskin di negara berkembang meningkat sekitar 160 juta antara tahun 1987 dan 1998. Pada akhir abad ke dua puluh masalah kemiskinan meningkat pada banyak negara, terutama di Asia Tenggara yang secara langsung berpengaruh pada krisis finansial 1997.

     
  • Pada 1 Mei 2010 06.18 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : SULASTRI SARAGI
    NPM : C1A009054
    Paragraf Eksposisi
    Jenis-jenis Pengangguran
    Berdasarkan kepada ciri pengangguran yang berlaku, penganguran dapat digolongkan sebagai berikut: pengangguran terbuka, pengangguran tersembunyi, pengangguran bermusim, dan setengah pengangguran. Pengangguran terbuka yaitu pengangguran yang akibat pertambahan lowongan pekerjaan yang lebih rendah dari pertambahan tenaga kerja. Pengangguran tersembunyi yaitu pengangguran dari wujud sektor pertanian atau jasa. Pengangguran bermusim yaitu pengangguran yang terdapat di sektor pertanian dan perikanan, sedangkan pengangguran setengah menganggur terjadi karena di negara-negara berkembang penghijrahan atau migrasi dari desa ke kota adalah sangat pesat. Sebagai akibatnya tidak semua orang yang pindah ke kota dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah.

    Paragraf Argumentasi
    Tingkat Kemiskinan
    Di negara sedang berkembang, indeks tingkat kemiskinan yang didefinisikan sebagai proporsi masyarakat dengan pendapatan kurang dari US$ 1 per hari berdasarkan harga prioritas daya beli menurun 28,3% pada tahun 1987 menjadi 24% pada tahun 1998. Penurunan angka kemiskinan tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk, dan banyak kaum miskin di negara berkembang meningkat sekitar 160 juta antara tahun 1987 dan 1998. Pada akhir abad ke dua puluh masalah kemiskinan meningkat pada banyak negara, terutama di Asia Tenggara yang secara langsung berpengaruh pada krisis finansial 1997.

     
  • Pada 1 Mei 2010 06.22 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Dwei Anggreyani
    NPM : C1A009024
    TUGAS: Bahasa Indonesia

    Argumentasi:
    Akibat Buruk Pengangguran

    Salah satu faktor penting yang dapat menentukan kemakmuran suatu masyarakat adalah tingkat pendapatannya. Pendapatan masyarakat mencapai maksimal apabila tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dapat diwujudkan. Pengangguran mengurangi pendapatan masyarakat, dan mengurangi tingkat kemakmuran yang dicapai.
    Pengangguran menimbulkan berbagai masalah ekonomi dan sosial kepada masyarakat yang mengalaminya. Ketiadaan pendapatan menyebabkan para penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya. Disamping itu, dapat mengganggu taraf kesehatan keluarga. Penggunaan yang berkepanjangan menimbulkan efek psikologis yang buruk kepada diri penganggur dan keluarganya.
    Apabila keadaan di suatu negara adalah sangat buruk, kekacauan politik dan sosial selalu berlaku dan menimbulkan efek buruk kepada kesejahteraan masyarakat dan prospek pembangunan ekonomi dalam jangka panjang.


    Paragraf Eksposisi :
    Pendapatan Per Kapita

    Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara dalam satu tahun. Untuk memperoleh pendapatan per kapita pada satu tahun,maka pendapatan nasional pada tahun itu dibagi dengan jumlah penduduk pada tahun yang sama.
    Pendapatan per kapita suatu negara digunkan sebagai ukuran kesuksean suatu negara dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. Selain itu, keguanaan lain dari pendapatan per kapita adalah untuk membandingkan tingkat kesejahteraan suatu negara, dan untuk membandingkan lajunya perkembangan ekonomi yang dicapai oleh berbagai negara dari masa ke masa. Untuk dapat membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan laju perkembangan ekomi antar negara, maka nilai pendapatan per kapita dinyatakan dalam satu satuan mata uang yaitu mata uang dolar Amerika Serikat ($US). Dengan membandingka pendapatan per kapita antara negara satu dengan negara lain, akan terlihat bahwa terdapat perbedaan kesejahteraan masyarakat/ penduduk di antara negara-negara tersebut. Semakin tinggi tingkat pendapatan per kapita menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara semakin tinggi.

     
  • Pada 2 Mei 2010 01.31 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta. Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM.(contoh kalimat eksposisi)

    Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi. Pada akhirnya mereka akan menjadi pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal untuk bekerja.


    nama : dendi aprori
    npm : C1A006028
    fakultas : ekonomi

     
  • Pada 2 Mei 2010 02.52 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA : NEFI HERLIYANTI
    NPM : C1A009004
    PRODI : EKONOMI PEMBANGUNAN
    Paragraf Eksposisi

    Pembangunan Ekonomi
    Pembangunan ekonomi merupakan bagian dari pembangunan nasional.Pada hakekatnya, pembangunan nasional indonesia adalah pembangunan manusia indonesia seutuhnya dan masyarakat indonesia secara keseluruhan dengan pancasila sebagai dasar, tujuan, dan pedoman pembangunan nasional. Adapun tujuan pembangunan nasional adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur, yang merata material dan spiritual berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam wadah negara kesatuan republik indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana prikehidupan bangsa yang aman, tentram, tertib dan damai. Berdasarkan landasan tersebut, pembangunan ekonomi merupakan pembangunan jangka panjang yang berlangsung secara bertahap dan diiringai dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Pembangunan ekonomi tidak akan berlangsung tanpa adanya pertumbuhan ekonomi.


    NAMA : NEFI HERLIYANTI
    NPM : C1A009004
    PRODI : EKONOMI PEMBANGUNAN
    Paragraf Argumentasi

    Pemerataan Pembangunan
    Pembangunan yang tidak merata mengakibatkan terjadinya jurang pemisah antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, antara perkotaan dan pedesaan. Contohnya adalah pembangunan diwilayah indonesia bagian timur dengan wilayah indonesia bagian barat, tampak sekali perbedaannya. Perbedaan tersebut tidak hanya tampak dari segi fisik tetapi juga dari segi materialnya. Kalau hal ini dibiarkan secara terus menerus akan mengakibatkan gejolak sosial dan disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat segera mengambil kebijakan untuk mengatasi hal-hal tersebut.

     
  • Pada 2 Mei 2010 02.53 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Dasty Reza S
    NPM : C1A009022

    Paragraf Argumentasi
    Pengembangan Usaha Kecil
    Usaha kecil menjadi pusat perhatian karena kontribusinya riil, usaha kecil menghadapi kendala - kendala dalam mengembangkan atau mempertahankan usaha/bisnis,antara lain kurang pengetahuan pengelolaan usaha, kurang modal, dan lemah dibidang pemasaran, selain itu kondisi pasar yang dihadapi usaha kecil adalah situasi pasar yang monopolistik juga merupakan masalah tersendiri sehingga usaha kecil sulit berkembang, untuk mengatasi semua masalah itu usaha kecil harus memiliki strategi bisnis yang tepat.

    Paragraf Eksposisi
    Pembangunan Negara di Kawasan Asia Pasifik
    Pembangunan negara- negara di kawasan Asia Pasifik tidak lepas dari peran Jepang sebagai penyedia bantuan luar negeri, sebagai pasar import, dan sumber investasi asing bagi kawasan Asia Pasifik hal ini terbukti dengan munculnya negara industri baru (Nics, newly Industrializing counties) seperti Korsel, Taiwan, Hongkong dan Singapura.

     
  • Pada 2 Mei 2010 05.36 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama: Ryan darmawan
    Npm: C1A009050

    A. Paragraf eksposisi
    Judul: Statistika
    Statistika berasal dari bahasa Italia yaitu "statista", statistika adalah ilmu/seni/teknik tentang pengumpulan data, penyajian data, analisis data dan interpretasi serta membuat kesimpulan, tujuan statistika ialah untuk membuat keputusan yang efektif (memberikan hasil yang baik) dan objektif (tepat sasaran, sesuai dengan yang sebenarnya).

    B.Kalimat argument
    Judul:Beras sebagai indikator pertumbuhan.
    Beras merupakan Salah satu indikator yang menentukan tingkat pertumbuhan suatu daerah, semakin rendah tingkat konsumsi suatu daerah maka tingkat pertumbuhannya semakin baik (meningkat). Beras merupakan sumber karbohidrat utama, di negara berkembang seperti Indonesia, masyarakatnya seakan tak bisa hidup tanpa beras, namun sebaliknya di negara maju, masyarakatnya lebih cenderung mekonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan protein seperti sayur,buah,dan daging.
    Dengan demikian untuk mempercepat laju pertumbuhan sebaiknya masyarakat mengurangi konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi protein dan vitamin.

     
  • Pada 2 Mei 2010 06.12 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : andrika sofian
    Npm : c1a009002
    Fakultas : ekonomi
    Jususan : studi penbangunan


    Tugas bahasa Indonesia membuat paragrap eksposisi dan argumentasi

    1. paragraf eksposisi

    Uang Karatal dan Uang Giral

    Uang merupakan alat tukar atau alat jual beli yang digunakan manusia pada zaman modren seperti saat ini, setiap Negara memiliki mata uang yang berbeda-beda setiap mata uang digunakan untuk transaksi di Negaranya masing-masing . karena pada saat ini kita tidak mungkin lagi melakukan sistem barter seperti zaman dahulu, uang terdiri dari dua jenis , uang kartal dan uang giral. Uangf kartal yaitu, uang yang di gunakan untuk membeli/memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu uang kertas dan uang logam, sedangkan uang giral merupakan uang yang digunakan untuk transaksi yang lumayan besar biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau lebih bersifat jangka panjang yaitu surat-surat berharga contoh: cek, kartu kredit, buku tabungan, saham dan lain sebagainya.


    2. paragraf argumentasi

    Penggunaan Uang Karatal dan Uang Giral

    Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari manusia mutlak harus menggunakan uang. Baik itu uang kartal maupun uang giral. di dalam melakukan transaksi jual beli, naik kendaraan umum, usaha jasa dan lain sebagainya kita selalu menggunakan uang. Menurut saya penggunaan uang kartal dan uang giral ini dapat juga membedakan Negara tersebut , sebagai Negara maju atau Negara berkembang. Apabila di Negara tersebut di dalam melakukan transaksi banyak menggunakan uang kartal ( logam dan krtas) di bandingkan dengan uang giral (cek,ksrtu kredit, saham dll) maka Negara tersebut dapat dikatakan Negara berkembang. Sebaliknya Apabila di Negara tersebut di dalam melakukan transaksi banyak menggunakan uang giral (cek,ksrtu kredit, saham dll) di bandingkan uang kartal ( logam dan krtas) maka Negara tersebut dapat dikatakan Negara maju. Contohnya saja di Negara kita masih banyak sekali menggunakan uang kartal ini di karnakan perekonomian dan teknologi di Negara kita masih renda, sedangkan di Negara maju di dalam melakukan transaksi orang cukup hanya membawah sebuah kartu kredit, nisalnya di amerika, inggris dan jerman ini di karnakan perekonomian dan teknologi di Negara mereka sudah modern.

     
  • Pada 2 Mei 2010 06.52 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA :Heraz pratama
    NPM :C1A009032
    A :paragraf ekposisi
    Judul:Pengertian Manajemen


    Pengertian Manajemen

    Manajemen adalah suatu Ilmu Ekonomi yang mempelajari tentang bagaimana seorang manajer melakukan (Planing)Perencanaan,(Organizing)Pengorganisasian,(Leading)Pengendalian, dan (Controling) Pengawasan, Agar semua proses manajemen dapat dicapai secara baik dan benar.

    Didalam proses manajemen terdapat beberapa tahapan yang harus dilihat oleh para manajer diantaranya:
    1. Perencanaan(Planing)
    2. Pengorganisasian(Organizing)
    3. Pengendalian(Leading)
    4. Pengawasan(Controling)

     
  • Pada 2 Mei 2010 07.01 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama: Lensi zaini
    NPM: C1A009054
    Paragraf Eksposisi
    Kebijakan Fiskal
    Kebijakan fiskal yaitu kebijakan pemerintah dalam bidang pengeluaran dan pendapatannya dengan tujuan untuk menciptakan kesempatan kerja yang tinggi tanpa inflasi. Pada perekonomian negara berkembang peranan kebijakan fiskal adalah untuk memacu laju pembentukan modal. Kebijakan fiskal termasuk tindakan-tindakan pemerintah yang berhubungan dengan government spending, taxes, public borrowing. Dalam masa inflasi pemerintah harus mengurangi atau menekan pengeluarannya atau melakukan penghematan dalam pembelenjaannya. Pengeluaran-pengeluaran yang tidak begitu penting atau yang bersifat konsuntif harus ditekan, sehingga akan menghambat atau memperkecil jumlah uang beredar dalam masyarakat.
    Paragraf Argumentasi
    Sumber-sumber Pembiayaan Pembangunan
    Pembangunan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi suatubangsa. Namun pembangunan tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit. Misalnya pembangunan infrastruktur yang diperlukan masyarakat, memperbaiki sistem perekonomian dalam segala aspek. Selain itu untuk pembiayaan hutang keluar negeri. Karena itu pemerintah dapat mengatasi pembiayaan tersebut dari penerimaan pajak, retribusi, keuntungan perusahaan negara, denda atau sita, pencetakan uang, pinjaman dan sumbangan. Dalam hal ini pembangunan luar negeri telah berfungsi sebagai injeksi pertumbuhan ekonomi dengan cara menutup defisit anggaran pembangunan.

     
  • Pada 2 Mei 2010 07.16 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA : Heraz Pratama
    NPM : C1A009032
    B : Argumentasi
    judul: Ekonomi Pedesaan


    Ekonomi Pedesaan


    Sebagian penduduk Indonesia berdomisili di pedesaan, dan sebagian besar adalah petani. Maka untuk itu pembangunan ekonomi petani pedesaan sebagai satu kesatuan antara pembangunan sektor pertanian dan industri kecil diarahkan pada upaya pemberdayaan agroindustri. Pengembangan agroindustri ini sekaligus akan dapat menyediakan lapangan kerja bagi penduduk pedesaan sejalan dengan berkembangnya kegiatan sektor pertanian (on farm) dan di luar pertanian (off farm) melalui proses pengolahan dan kegiatan jasa perdagangan komoditas primer, angkatan kerja di sektor pertanian masih dominan ± 46,1%. Berkembangnya kegiatan tersebut akan meningkatkan nilai tambah di pedesaan, perluasan diversifikasi produksi perdesaan, pendapatan petani dan mempercepat akumulasi kapital pedesaan.

     
  • Pada 3 Mei 2010 01.39 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Nama : Haposan Simangunsong
    NPM : C1A009030

    Argumentasi

    Korupsi

    Korupsi sudah menjadi soal besar dan serius bagi bangsa kita.
    Dapat di simak dari berita yang disiarkan suratkabar Republika (17 Desember 2002), yang menyatakan bahwa kalangan DPR sedang menggalang dukungan untuk pembentukan Pansus yang menyelidiki dugaan penyelewengan penggunaan dana Korpri senilai Rp900 miliar selama 10 tahun di bawah kepemimpinan Ketua
    Umum Korpri Feisal Tamin. Korupsi juga terjadi di badan-badan yang seharusnya mengurusi kesejahteraan rakyat, antara lain di Jamsostek. BUMN juga sudah lama menjadi sarang para maling yang berdasi dan berkrah (leher kemeja) putih.



    Eksposisi

    KRISIS KEUANGAN GLOBAL

    Ketika AS terguncang ekonominya karena kredit macet, kebijakan Bank Federal memicu pergolakan di Pasar Uang dan Bursa saham di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Investor rame-rame menarik dananya, akibatnya US dollar langka di pasaran. Nilai tukar Rupiah terhadap US dollar mencatat rekor terendah sejak 2001. Hingga akhir Nopember 2008 ini belum ada tanda-tanda krisis bakal pulih. Untungnya negeri kita punya stok devisa yang cukup.
    Bursa Saham di Asia lesu, IHSG terjun bebas bahkan BEJ sempat tutup beberapa hari. Banyaknya spekulan di pasar uang yang memanfaatkan gejolak mata uang turut memperkeruh suasana, pemerintah segera mengambil tindakan dengan menginstruksikan BUMN agar segera melakukan Buy Back alias beli saham sendiri. Terpilihnya Obama sebagai presiden Amerika yang baru, menaruh harapan besar masyarakat global. Kita cuma berharap Obama yang sempat mengenyam masa kecil di Jakarta akan membuat kebijakan untuk mengatasi krisis keuangan ini dan kemudian meningkatkan impornya terhadap Indonesia.

     
  • Pada 3 Mei 2010 01.43 , Anonymous Anonim mengatakan...

    NAMA: Mario Syahputra
    NMP : C1A009044
    Argumentasi Ekonomi

    Pertumbuhan Ekonomi

    Pertumbuhan ekonomi pada dasarnya adalah hubungan antara jumlah produksi fiskal dengan jumlah produksi barang dan jasa yang berlaku di suatu negara, seperti jumlah pertumbuhan produksi barang industri, perkembangan infrastruktur dan lain-lain. Pertumbuhan ekonomi sangat erat hubungannya dengan kondisi maju mundurnya perekonomian suatu negara. Menurut saya, dalam perkembangan ekonomi pada era globalisasi sekarang perlu adanya sebuah konsep yang riil tentang bagaimana pertumbuhan itu selalu meningkat. Indikator pertumbuhan ekonomi juga harus dipenuhi untuk kebaikan ekonomi itu. Dalam perkembangan ekonomi di Indonesia saya melihat bahwa masih sulit memberi gambaran mengenai pertumbuhan ekonomi yang dicapai. Oleh karena itu, di sini saya melihat bahwa perlunya adanya ukuran yang bisa digunakan untuk tingkat pertumbuhan pendapatan nasional riil yang harus dicapai.



    Eksposisi Ekonomi

    Saham

    Saham adalah surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. Saham juga dapat berupa sekuritas yang berupa klaim terhadap pendapatan dan aset sebuah perusahaan.

     
  • Pada 3 Mei 2010 02.55 , Anonymous Anonim mengatakan...

    nama :riyan rusdi
    npm: c1a009006
    jurusan ekonomi pembangunan

    paragraf eksposisi
    AKUNTAN
    Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan.
    Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.


    paragraf argumentasi\
    AKUNTAN
    ekonom adalah suatu pekerjaan menghitung perekonomian yang harus d latih supaya untuk mencapai suatau pekerjan yang bagus dan berhasil.ekonom meakuakan seuatu pekrjaan harus banyak di sertai pengalaman .ekonom suatau pekerjan untuk pembangunan. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.

     

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda